Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Bank Makanan mendistribusikan 1400 paket makanan Sajian Berkah Bergizi untuk para penyandang disabilitas mental dan masyarakat dhuafa di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Sebanyak 600 paket makanan itu didistribusikan di Panti Rehabilitasi Jiwa Al-Fajar Berseri dan 800 paket makanan didistribusikan untuk masyarakat kurang mampu di Desa Sumberjaya, Kabupaten Bekasi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA. mengatakan, pendistribusian paket Sajian Berkah Bergizi yang berisi makanan siap saji ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan guna memenuhi gizi mereka.
Baca juga : Lebaran Anak Yatim, Baznas Salurkan Bantuan Pangan dan Kaki Palsu
"Pendistribusian makanan ini juga sebagai upaya meringankan beban mustahik, serta menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat solidaritas sosial di masyarakat, terutama bagi mereka yang rentan, penyandang disabilitas dan masyarakat dhuafa," kata Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (9/8/2024).
Menurut Saidah, Sajian Berkah Bergizi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
"Sajian Berkah Bergizi merujuk pada pemenuhan gizi seimbang dan proses Bank Makanan menerapkan prinsip EMAS yaitu akronim dari 4 prinsip dalam pendistribusian bantuan makanan diantaranya Enak, Mudah diakses, Aman dikonsumsi, dan Sederhana dalam pengemasan," jelasnya.
Baca juga : Baznas Gelar Program Bedah Musala
Pendistribusian program Bank Makanan BAZNAS ini diberikan kepada mustahik dengan asnaf fakir, miskin, dan fisabililah dengan prioritas penyaluran kepada kluster pekerja rentan, kluster difabel, kluster orang terlantar, kluster panti/yayasan dhuafa, yatim piatu serta klaster tenaga pendidik dan dakwah berpenghasilan rendah.
"Semoga pendistribusian ini dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat difabel dan masyarakat rentan di Desa Sumberjaya," tuturnya.
Saidah juga mengatakan bantuan ini merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga : Indonesia Perkuat Solidaritas Islam: Baznas Aktifkan Kembali Keanggotaan di ISF
"BAZNAS mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari para Muzaki yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua," ucapnya.
Program Bank Makanan merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk menyelesaikan dua masalah besar yaitu mengurangi jumlah makanan yang terbuang sia-sia dan memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan melalui pendekatan kolaboratif bekerja sama dengan berbagai pihak.
Pada 2024, BAZNAS RI menargetkan penyaluran program Bank Makanan sebanyak 95.000 paket untuk penerima manfaat yang tersebar di 3 (tiga) Provinsi, 13 (tiga belas) kabupaten/kota (Jabodetabek). (Adv)
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Permintaan hunian kelas atas di kawasan Bekasi kian meningkat seiring ekspansi industri dan teknologi di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved