Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AULA kampus utama Pesantren Hidayatullah Sumatera Utara di Deli Serdang dipenuhi semangat tinggi para mahasiswi, STIQ. Di tengah mereka, hadir Imam Nawawi, Kepala Humas BMH Pusat, sebagai nara sumber sekaligus menjadi motivator untuk berkarya melalui tulisan.
Imam Nawawi tampil, dengan gaya menarik yang khas, mampu memikat perhatian seluruh hadirin. Ia berbagi kiat-kiat menulis yang praktis dan mudah diterapkan, mulai dari mencari ide, menyusun kerangka tulisan, hingga teknik penulisan yang efektif.
"Menulis itu seperti bernapas bagi saya. Melalui tulisan, kita bisa menyampaikan pesan, berbagi pengetahuan, dan bahkan mengubah dunia." kata Imam Nawawi dalam keterangannya .
Baca juga : Dee Lestari, Waktu Sendiri yang Berkualitas Lewat Menulis
Motivasi dan inspirasi yang dipantik Imam memberi semangat para peserta yang mayoritas para mahasiswi tersebut. Ia juga memberikan mereka keyakinan untuk terus berkarya. Menulis adalah kekuatan, dan setiap kata yang ditorehkan memiliki potensi untuk menginspirasi dan membawa perubahan.
Suasana semakin hidup saat Darmawan Sriyanto, M.Si, Ketua STIQ Deli Serdang, memandu sesi tanya jawab yang interaktif. Para mahasiswi, dengan antusiasme tinggi, bergantian melontarkan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dalam dunia tulis-menulis.
"Kegiatan ini sangat penting untuk membangkitkan gairah mahasiswi dalam menuangkan ide dan gagasan mereka lewat tulisan," ungkap Lukman yang juga Kepala BMH Perwakilan Sumatera Utara.
Baca juga : Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak lewat Kelas Menulis
"Menulis bukan hanya sekadar keterampilan, tapi juga sarana untuk berbagi inspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat." tandasnya.
Natasa Dwi Utami mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Quran Hidayatullah semester 7 mengaku sharing ini membuatnya mendapatkan banyak manfaat.
"Saya sangat mendapat banyak kebaikan dan manfaat dalam hal menulis, terutama menulis berita dengan baik dan cara menulis berita dengan lebih banyak lagi," cetusnya.
Di penghujung acara, aula STIQ Deli Serdang dipenuhi aura positif dan semangat baru. Selain mereka membawa sertifikat pelatihan menulis, para mahasiswi juga meninggalkan ruangan dengan tekad bulat untuk terus mengasah kemampuan menulis mereka. Mereka siap menjadi generasi penulis yang cerdas, kreatif, dan dapat berdampak positif bagi masyarakat.(Z-8).
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Kegiatan menulis sebagai cara mengenali diri merupakan gerakan sosial yang berfokus pada pendampingan dan pemberdayaan remaja melalui kegiatan edukatif dan reflektif.
Para konsultan ini sebenarnya memiliki opini-opini, terlebih saat diskusi. Namun, untuk menuangkannya ke dalam bentuk tulisan tetap perlu diasah.
Citra Scholastika mengatakan ketertarikannya terhadap dunia tulis dimulai sejak menyadari bahwa kegiatan tersebut lebih menyenangkan dari sekadar membaca buku.
TOKOH politik sekaligus mantan Ketua DPRD Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan, menyebut Buleleng kebobolan di rumahnya sendiri.
MELIBATKAN anak dalam berbagai aktivitas sehari-hari sejak usia anak masih kecil akan memberikan dampak yang baik pada perkembangan anak, salah satunya mencuci piring.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved