Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta sejumlah wilayah untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Juli, Agustus, hingga September 2024 mendatang. Wilayah tersebut ialah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Selain itu enam wilayah prioritas karhutla yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
“Meskipun BMKG menyampaikan dampak La Nina mulai Agustus, tentu saja frekuensi kejadian karhutla ini harus kita antisipasi terlebih dahulu sambil kita bersiap untuk periode hujan berikutnya,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (29/7).
Berdasarkan data BNPB, dalam sepekan ke belakang, yakni tanggal 22 Juli hingga 28 Juli 2024, karhutla mendominasi kejadian bencana di Indonesia. Dari 34 kejadian bencana, ada sebanyak 29 kejadian karhutla. Hal itu disebabkan karena musim kemarau yang telah dialami sebagian besar wilayah Indonesia. Di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara saja, ia menyebut hari tanpa hujan sudah mencapai 40 sampai 50 hari.
Baca juga : Ogan Komering Ilir Makin Membara, Modifikasi Cuaca Diintensifkan
“Sedangkan di Sumatra, biasanya meskipun hari tanpa hujannya tidak terlalu panjang karena kita masih ada beberapa kali kejadian hujan dengan intensitas cukup tinggi dan banjir, tapi secara geografi, secara faktor-faktor yang ada di daerah memang karena kawasan gambut, begitu mulai masuk musim kering sangat-sangat rentan oleh kejadian karhutla,” beber dia.
Untuk itu, ia meminta semua pihak bersinergi mengantisipasi potensi karhutla. Sejumlah kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Menko Polhukam pun telah menyiapkan langkah antisipasi karhutla.
“Dan daerah diimbau untuk melakukan apel kesiapsiagaan, melihat kembali alat, perangkat, personel dan anggaran untuk menghadapi periode potensi karhutla dalam beberapa minggu ke depan,” pungkas Abdul.
(Z-9)
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Selain modul ambulans, Prabowo memerintahkan TNI agar ditambah alat penanggulangan bencana. Khususnya saat kebakaran.
WAKIL Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memberikan semangat pada seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengelola kawasan hutan,
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Indonesia telah berhasil menekan angka luasan kebakaran hutan, dari 2,6 juta hektare pada 2015 menjadi hanya 213 ribu hektare pada 2025.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Ratusan unit huntara tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya sebanyak 215 unit, Baktiya Barat 5 unit, Dewantara 115 unit, Sawang 241 unit, dan Kecamatan Seunuddon 135 unit.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved