Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara kepulauan, Indonesia dianugerahi keanekaragaman budaya yang luar biasa, termasuk dalam seni tari tradisional yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman tiap daerah.
Menyadari pentingnya melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Nusantara ini, Mister Potato, sebagai brand yang dekat dengan kaum muda, mengambil inisiatif untuk menggelar kampanye bertajuk Satu Nusa Banyak Rasa.
Misi dari kampanye ini adalah untuk mengedukasi generasi muda mengenai kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap seni pertunjukan asli Nusantara.
Baca juga : Pelajar SMA Labschool Cirendeu Tangsel Bawa Misi Budaya ke Festival Internasional Polandia
Seni tari tradisional adalah salah satu bentuk ekspresi budaya yang harus terus dilestarikan dan diperkenalkan ke masyarakat luas, terutama di tengah arus globalisasi yang begitu cepat.
Kampanye ini tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia.
Dengan semangat Satu Nusa Banyak Rasa, diharapkan mempererat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai budaya sendiri.
Baca juga : Besok CFD Digelar Serentak di 13 Kecamatan Kota Tangerang
Kampanye Satu Nusa Banyak Rasa melibatkan 150 penari yang menampilkan 5 tarian tradisional dan digelar secara serentak di Bundaran HI pada 21 Juli 2024, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) Jakarta.
Adapun tarian tradisional yang dibawakan para penari adalah Tarian Mappadendang yang merupakan kebudayaan asli Suku Bugis, Tari Gelang Ro’om asal Jawa Timur, Tari Maumere asal Nusa Tenggara Timur, Tari Puspa Pesona yang menggambarkan sosok pemimpin perempuan, dan Tari Jaimasan yang diciptakan oleh maestro seni Indonesia, Didi Nini Thowok.
Menariknya, ratusan penari ini disebar untuk memenuhi lima titik berbeda di Bundaran HI, sekaligus merepresentasikan kelima budaya yang diangkat dari Mister Potato melalui lima desain canister Mister Potato yaitu budaya tarian tradisional Sulawesi Selatan, pertunjukan seni asal Jawa Timur, keindahan alam dan seni Nusa Tenggara Timur, budaya seni Rakyat Betawi, hingga pertunjukan seni asal Yogyakarta.
Baca juga : Revitalisasi Seni Tradisional Diharapkan Jaga Masa Depan Kebudayaan Indonesia
Brand Manager Mister Potato Indonesia, Caroline menjelaskan bahwa kelima desain canister tersebut terpilih dari 3 (tiga) ribu hasil karya yang didaftarkan peserta yang berasal dari seluruh Indonesia pada kompetisi “Cerita Dibalik Rasa” yang digelar pada tahun 2023 lalu.
"Dalam kompetisi Cerita Dibalik Rasa yang digelar tahun lalu, Mister Potato berhasil mengumpulkan 3.000 hasil karya dari peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Angka tersebut bukanlah angka yang sedikit. Ini menjadi bukti bahwa di tengah arus globalisasi, generasi muda Indonesia masih menaruh atensi yang besar terhadap keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. Oleh sebab itu, kampanye ‘Satu Nusa Banyak Rasa’ ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang sehingga nilai-nilai budaya bangsa tetap lestari dan tidak luntur tergerus zaman," ujar Caroline dilansir dari keterangan resmi, Selasa (23/7).
Bukti besarnya minat generasi muda terhadap budaya bangsa diperkuat dengan para penari tradisional berbakat dari Belantara Budaya Indonesia, sebuah yayasan pegiat pendidikan kebudayaan dan kesenian untuk membentuk dan mengembangkan karakter anak-anak dan remaja Indonesia.
Baca juga : Menparekraf: Pacu Promosi Wisata dan Komoditas Unggulan Daerah dengan Platform Digital
Mereka menampilkan lima tarian tradisional secara serempak pada pukul 8 pagi saat car free day di Jakarta, sehingga menarik perhatian banyak khalayak yang sedang menjalani aktivitas olahraga di area sekitar.
Pertunjukan semakin menarik ketika 150 penari yang tadinya tersebar di lima titik, kini berkumpul di satu titik dan berkumpul membawakan tarian Tor Tor dan Tari Nandak Betawi sambil memegang lima varian rasa Mister Potato, yaitu Original, Sapi Panggang, Barbekiu, Keju Madu, dan Rumput Laut.
Selain menggelar pertunjukan Satu Nusa Banyak Rasa, Mister Potato juga menyediakan dua permainan yang seru dan menghibur, yaitu plinko board dan beer pong, untuk menambah keseruan acara dan melibatkan para pengunjung car free day (CFD) untuk mengikuti permainan tersebut.
"Kebudayaan Indonesia sungguh beraneka ragam dari Sabang hingga Merauke. Hal ini merupakan sebuah kekayaan dan warisan bangsa, yang patut dibanggakan dan dilestarikan hingga generasi seterusnya. Melalui kampanye kreatif ini, kami ingin agar generasi muda Indonesia bukan hanya mengetahui, namun juga bangga dengan kekayaan budaya Nusantara," ujar Caroline.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Aksi Maqdisy Heroes Long March yang diinisiasi Yayasan Wasilah (Wadah Silaturahmi Ummat) di area Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, pada Ahad (9/11).
Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Sudirman-Thamrin tetap digelar saat perayaan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Warga kembali meramaikan kegiatan car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman meski sehari sebelumnya sempat terjadi aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di sejumlah titik.
Gubernur DKI Jakarta pastikan Car Free Day tetap digelar usai demo. Transportasi umum kembali beroperasi, bahkan digratiskan sepekan penuh.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan pentingnya peran budaya dan pendidikan sebagai kekuatan lembut (soft power) yang mampu memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved