Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PJ Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Haris mengatakan pendidikan Pancasila sejak dini mampu membentuk karakter generasi bangsa cinta Tanah Air.
"Pendidikan atau penanaman nilai - nilai Pancasila pada anak usia dini, sangat penting untuk membentuk generasi yang berkarakter karena diketahui ada pergeseran karakter generasi muda sekarang," kata M Haris di Sungailiat, Rabu (5/6) seperti dilansir dari Antara.
Nilai-nilai Pancasila, kata dia, harus mulai diterapkan di lingkungan, seperti berjiwa gotong royong, suka menolong kepada sesama yang membutuhkan, menghormati orang tua dan mandiri.
Baca juga : Kepala BPIP Bangkitkan Kecintaan Tanah Air di Lombok
"Kita menginginkan karakter berjiwa Pancasila itu harus dibentuk sejak dini dan mulai saat ini pula harus dilakukan," ujarnya.
Penanaman nilai-nilai Pancasila untuk anak usia dini, kata M Haris, dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti, berlomba mewarnai, bermain yang ceria.
Penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menurut dia, sesuatu hal yang tidak dapat ditawar, hanya saja yang diperlukan sekarang adalah kreativitas yang membangun berjiwa Pancasila.
Baca juga : Pengertian Teknologi Menurut Ahli, Berikut Manfaatnya
"Contoh, di era teknologi modern seperti sekarang, hendaknya pula dalam pengembangannya harus berkarakter Pancasila," katanya.
Penanaman jiwa Pancasila pada anak-anak, menurut M Haris memang harus membutuhkan kesabaran, karena hidup di tengah perkembangan teknologi digital yang cukup pesat.
"Kita semua memerlukan teknologi, namun bagaimana dalam penggunaannya dapat memberikan manfaat baik untuk kepentingan pribadi, keluarga dan masyarakat," ujarnya.
M Haris mengatakan, pemerintah Kabupaten Bangka mendukung dan membantu memfasilitasi anak usia dini dalam mengembangkan bakat dan kemampuan sehingga benar-benar nantinya menjadi generasi yang mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila.
"Saya yakin, dengan pendidikan Pancasila sejak dini akan membentuk generasi muda Indonesia yang tangguh, cinta pada bangsa dan negara," kata M Haris. (Z-6)
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
Kegiatan ini diharap menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan cinta Tanah Air.
Nasionalisme: Lebih dari sekadar cinta tanah air. Pelajari makna mendalam, sejarah, dan relevansinya di era modern. Bangkitkan semangat kebangsaan!
Lestarikan budaya & sejarah! Tumbuhkan cinta tanah air, jaga warisan bangsa. Pelajari, hargai, dan banggakan Indonesia!
Tunjukkan baktimu! Pelajari contoh sikap cinta tanah air, pupuk semangat nasionalisme, dan bangun Indonesia yang lebih baik.
"Bukan hanya perjalanan Bung Hatta, tapi (nilai-nilai kepahlawanan) juga bisa digali lagi (dari kegiatan ini),"
PROBLEM pertambangan dan pengelolaan konsesinya terkait dengan ormas, bukan hanya berhubungan dengan kapasitas sumberdaya institusional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved