Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA harus belajar dari India terkait tengan penanganan penyakit tuberculosis (TB). Seperti ketahui Indonesia merupakan penyumbang kasus tuberkulosis terbanyak ke dua di dunia. Di peringkat satu ialah India.
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, pada April 2024 India mengeluarkan India TB Report 2024 yang diedarkan luas ke masyarakat.
"Setidaknya, beberapa hal dalam India TB Report 2024 dapat kita kaji untuk pengendalian tuberkulosis di negara kita," kata Tjandra dalam keterangan resmi, Selasa (28/5).
Baca juga : IDAI: Jangan Diremehkan! Tuberkulosis Anak Bisa Sebabkan Cacat hingga Kematian
Menurut dia, salah satu pencapaian amat penting dalam pengendalian TB di India ialah menurunkan angka kematian akibat Tuberkulosis (TB).
Angka kematian TB India turun cukup tajam, dari 28/100.000 penduduk di tahun 2015 menjadi 23/100.000 penduduk di tahun 2022. Data lain juga menunjukkan bahwa kematian akibat TB India turun dari 494.000 di tahun 2021 menjadi 331.000 di tahun 2022.
Keberhasilan kedua program TB India adalah negara itu berhasil mencapai target 2023 mereka yaitu memulai pengobatan pada 95% pasien mereka.
Baca juga : Obat Sirop Buatan India Tewaskan 18 Anak Uzbekistan
Selain itu, dalam pelaksanaan program TB India, sebagian besar kasus ditangani fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah, tetapi peran swasta juga terus meningkat. Ada 33% kasus yang ditangani swasta di tahun 2023, atau sekitar 840 ribu kasus. Angka ini jauh meningkat dari 190.000 kasus yang ditangani swasta di tahun 2015.
"Pemerintah India juga menyampaikan lima faktor risiko yang menjadi tantangan dalam pengendalian TB mereka, yaitu kurang gizi, HIV, Diabetes, alkohol dan kebiasaan merokok," beber dia.
Selain itu, India melaksana kan program nasional gizi masyarakat. Di samping memberi uang langsung setiap bulan pada pasien TB mereka yang kurang gizi.
Baca juga : 6 Bayi Tewas Akibat Kebakaran di Rumah Sakit di Delhi
"Sesuatu yang perlu dipertimbangkan pula tentunya, dan juga ada program keranjang makanan," imbuh Tjandra.
Tentang HIV, diketahui risiko TB nya naik sampai 20 kali. Sementara Diabetes meningkatkan kemungkinan mendapat TB sampai dua atau tiga kali lipat dan juga berhubungan dengan kemungkinan risiko resisten berganda obat TB.
"Akan baik kalau pengalaman dari India juga dipakai sebagai salah satu pertimbangan dan kajian dalam pemerintah mengambil kebijakan TB di negara kita, tentu sepanjang memungkinkan dijadikan benchmark pula," pungkas dia. (Z-3)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Target Nol Kematian Dengue 2030 Dinilai Masih Penuh Tantangan
SEORANG siswa bunuh diri di NTT. Anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun, Psikiater, menekankan bahwa anak berusia 10 tahun sudah memahami konsep kematian
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Penyalahgunaan gas tertawa dapat memicu timbulnya bekuan darah, gangguan hitung darah, serta menghambat fungsi saluran pembuangan (buang air besar dan kecil).
VILPA merupakan akitifitas singkat tetapi intens yang biasa kita lakukan. Durasi setiap aktivitas biasanya hanya 30–60 detik, tetapi intensitasnya cukup tinggi.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved