Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Anak RSUD Kepulauan Seribu Victor menjelaskan pentingnya pemberian imunisasi dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah keparahan saat terpapar penyakit infeksi.
"Imunisasi memberikan kekebalan yang penting. Ketika kita menerima imunisasi, tubuh kita dapat merespons lebih baik terhadap serangan penyakit. Ketika kita terkena penyakit alamiah seperti campak, gejala yang timbul bisa sangat berat. Namun, dengan imunisasi, tubuh kita telah siap untuk melawan penyakit tersebut, sehingga gejala yang muncul menjadi lebih ringan," kata Victor, dikutip Senin (13/5).
Selain itu, Victor juga mengingatkan tentang pentingnya imunisasi dalam menghadapi berbagai penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, mulai dari hepatitis B, polio, difteri, hingga HPV (yang merupakan penyebab kanker serviks), dan demam berdarah.
Baca juga : Imunisasi dan Jaga Kebersihan Jurus Ampuh Tangkal Infeksi pada Anak
Oleh karena itu, perlu dukungan masyarakat, terutama kesadaran orangtua dalam memberikan imunisasi kepada anak-anak yang rentan terhadap penyakit infeksi.
Victor menuturkan imunisasi sudah dapat diberikan sejak bayi baru lahir, sesuai dengan rekomendasi dokter anak.
Sebagai contoh, pemberian vaksin hepatitis B pada bayi yang baru lahir dan dilanjutkan dengan vaksin lainnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Baca juga : 5 Macam Penyakit yang Perlu Diwaspadai oleh Jemaah Haji
Selain itu, dokter spesialis anak di Kepulauan Seribu itu juga menjelaskan imunisasi merangsang tubuh untuk menghasilkan antibodi yang spesifik terhadap mikroorganisme penyebab penyakit.
"Imunisasi memberikan tubuh kita senjata untuk melawan musuh, yaitu mikroorganisme penyebab penyakit. Mikroorganisme yang dilemahkan atau dipecah akan merangsang pembentukan antibodi spesifik dalam tubuh," katanya.
Victor menambahkan imunisasi berasal dari kata imun, yang berarti kebal, memberikan perlindungan terhadap penyakit, terutama infeksi.
Imunisasi merupakan upaya untuk memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit, sehingga saat tubuh terpapar musuh dalam bentuk penyakit, sudah memiliki senjata untuk melawannya.
Cara kerja imunisasi adalah dengan merangsang tubuh untuk aktif meningkatkan atau menimbulkan kekebalan terhadap penyakit infeksi. Dengan memberikan rangsangan ini, tubuh memproduksi antibodi spesifik yang melawan penyakit yang diberikan vaksinnya. (Ant/Z-1)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
ISPA tidak menyerang semua orang dengan dampak yang sama. Terdapat kelompok tertentu yang jauh lebih berisiko mengalami kondisi ini.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Infeksi cacing secara kronis dapat menurunkan produksi ayam petelur, baik dari segi kuantitas maupun bobot telur.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Pada pasien anak yang dirawat inap akibat radang paru akut (pneumonia), ditemukan bahwa mereka yang mengalami gejala berat, sering kali memiliki lebih dari satu patogen di dalam tubuhnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved