Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumber daya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan mengatakan penurunan stunting pada 2023 yang masih jauh dari target perlu menjadi evaluasi bersama. Selain itu, program sosial juga perlu dikerahkan untuk diberikan kepada keluarga berisiko bencana.
"Program-program sosial harus menambah syarat kriteria adanya balita stunting untuk menjadi sasaran, bukan hanya kriteria kemiskinan," kata Ali saat dihubungi, Kamis (25/4).
Sehingga sasaran yang bisa dibidik yakni keluarga layak huni, sanitasi yang layak, serta sumber mata air yang bersih. Ditambah keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) juga perlu diberikan bantuan.
Baca juga : Duet Herman Deru dan Mawardi Yahya Sukses Turunkan Angka Kemiskinan
Selain itu, ia juga menilai perlu adanya perubahan target penurunan stunting pada 2024.
"Diperlukan juga perubahan target. Sangat perlu karena sangat sulit mencapai 14%. Angka 18-19% cukup realistis," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyampaikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang akan datang, perlu ada penyesuaian target karena semakin rendah angkanya maka semakin berat mencapainya.
"Kalau angkanya masih 30%, untuk menurunkan jadi 25-20% itu lebih cepat, tetapi ketika angkanya sudah 15-14%, maka lebih berat lagi untuk turun. Semakin rendah, semakin berat, maka tentu akan ada revisi dan penyesuaian di RPJMN berikutnya," ucapnya.
Meski begitu saat ini target 2024 masih tetap di angka 14%. "Target 2024 tetap 14 persen," tegasnya. (Z-6)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
Seorang balita berusia tiga tahun terjatuh dari balkon lantai dua rumah kontrakan di Jatinegara, Jakarta Timur, dan mengalami luka di bagian dagu.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved