Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUKUNAN antarumat beragama harus terus dipupuk dengan memperkokoh landasan toleransi, dengan menumbuhkan sikap saling menghormati terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara.
"Sejumlah pelaksanaan acara keagamaan yang berbeda dan terjadi dalam waktu yang bersamaan merupakan bagian dari momentum untuk memupuk nilai-nilai toleransi dan saling menghormati setiap anak bangsa dalam upaya mewujudkan kerukunan sesama umat beragama di tanah air," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3).
Menurut Lestari, dengan keberagaman di berbagai bidang yang kita miliki, menumbuhkembangkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antarsesama manusia merupakan sebuah kewajiban dalam proses berbangsa dan bernegara.
Baca juga : Perbedaan Awal Ramadan Harus Disikapi dengan Toleransi
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat kebhinekaan yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa harus mampu dimanfaatkan sebagai bagian dari kekuatan yang kita miliki.
Menurut Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya menjadikan beragam potensi dan sumber daya yang berbeda-beda menjadi satu kekuatan yang dahsyat harus konsisten dilakukan, dalam proses membangun bangsa dan negara menjadi lebih baik.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap pemahaman setiap anak bangsa untuk mewujudkan kerukunan antarsesama dalam setiap aktivitas keseharian dapat terus ditingkatkan.
Baca juga : Nyepi Beriringan Ramadan, Menag Yaqut Cholil Qoumas: Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi
Sehingga, ujar Rerie, setiap warga negara dapat berkontribusi positif dalam proses pembangunan di berbagai bidang untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang lebih merata seperti diamanatkan konstitusi kita.
Pada kesempatan itu, Rerie juga mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu dan Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi umat muslim di Tanah Air.
Rerie berharap ketaatan setiap umat beragama dalam menjalankan ibadah dapat memperkokoh persatuan dan persaudaraan setiap anak bangsa di Indonesia. (Z-6)
POS Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menunjukkan tren peningkatan aktivitas lintas batas pada H-3 menjelang Lebaran 2026
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk ditutup sementara untuk Hari Raya Nyepi dan dibuka kembali Jumat (20/3) pukul 05.00 WIB.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
Transformasi Jakarta dari sekadar kota bisnis menjadi destinasi wisata edukatif dan hiburan kini tengah diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pada hari terakhir mudik, 18 Maret 2026, mencapai 71.000 orang.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kebinekaan harus menjadi kekuatan bangsa di tengah momentum perayaan Nyepi dan Idul Fitri.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendorong peningkatan literasi masyarakat sebagai fondasi menghadapi tantangan berbangsa. Pentingnya berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan opsi pembelajaran daring untuk penghematan BBM harus dipersiapkan matang, termasuk kesiapan SDM.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kebinekaan harus menjadi kekuatan bangsa di tengah momentum perayaan Nyepi dan Idul Fitri.
Tradisi mudik Lebaran harus mampu dimanfaatkan untuk melestarikan nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendorong pengakuan negara terhadap eksistensi masyarakat adat dengan segera mengesahkan RUU Masyarakat Hukum Adat (RUU MHA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved