Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Spina Bifida adalah cacat lahir yang terjadi ketika tulang belakang bayi belum sepenuhnya tertutup selama perkembangan prenatal. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai dampak kesehatan yang bervariasi, termasuk kesulitan dalam bergerak, masalah kesehatan urologi, serta masalah saraf, baik motorik maupun sensorik.
Spina Bifida, yang merupakan salah satu birth defect (cacat lahir), cukup banyak terjadi di Indonesia. Akan tetapi, hingga kini belum banyak masyarakat yang mengetahui kondisi tersebut. Oleh karena itu, Komunitas Spina Bifida Indonesia (KSBI) pada Sabtu (9/3) lalu mengadakan kegiatan gathering yang digelar di Jakarta.
Baca juga : Status Gizi Balita Merupakan Indikator Kesehatan yang Penting
Dengan jumlah anggota mencapai 268 orang, Ayu Primarini sebagai Ketua KSBI mengatakan komunitas ini memiliki misi untuk memperkuat solidaritas di antara anggotanya dan meningkatkan kesadaran publik tentang Spina Bifida.
“Ada tiga hal yang menjadi prioritas dari KSBI, yakni meningkatkan solidaritas antaranggota, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengetahui tentang kondisi spina bifida, meningkatkan jejaring dan dukungan kepada penyandang spina bifida,” ungkap Ayu, dalam keterangannya, Senin (11/3).
Untuk itu, KSBI aktif menggunakan sosial media, melalui platform Instagram, Facebook, maupun Tiktok, sebagai sarana sosialisasi dan edukasi. Didirikan sejak Desember 2010 oleh Irawati dan beberapa orang tua maupun penyandang spina bifida, komunitas bertujuan memberikan dukungan kepada orang tua yang memiliki anak dengan Spina Bifida.
Baca juga : Ini Tips Membeli dan Memberikan Obat untuk Balita
Pendirian komunitas ini dimotivasi oleh kurangnya penghargaan dan kepedulian terhadap penderita Spina Bifida, dibandingkan dengan kondisi cacat lahir (birth defect) lainnya. Hal ini mengakibatkan informasi dan keilmuan para tenaga medis di Indonesia kurang update dibandingkan dengan di luar negeri, termasuk peralatan yang digunakan untuk menangani penyandang Spina Bifida.
Kondisi Spina Bifida sangat beragam dampaknya bagi individu yang terkena. Dengan slogan "the right to be different", KSBI menegaskan bahwa setiap individu, meskipun berbeda, berhak diterima, didukung, dan mendapatkan kesadaran, informasi, serta penanganan yang layak.
Gathering KSBI 2024 tidak hanya menjadi momen untuk berkumpul, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat komitmen mereka dalam mendukung anggotanya dan meningkatkan kesadaran publik tentang penyakit ini.
Kegiatan gathering ini juga dihadiri oleh perwakilan Fakultas Kedokteran UI yaitu dr. Budiati Laksmitasari (dr Mitha) dr., SpKFR, dan juga mahasiswa Program Studi Dokter FKUI.
Dalam kesempatan tersebut dr Mitha memberikan ilmu rehabilitasi medis pada penyandang spina bifida terutama dalam hal manajemen berkemih (BAK) dan defekasi (BAB), yang menjadi permasalahan yang umum terjadi sebagai dampak spina bifida. (RO/M-3)
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Pemprov DKI disarankan agar menyiapkan alternatif hunian bagi warga yang akan direlokasi, misalnya melalui penyediaan rumah susun (rusun) atau bantuan pembelian lahan baru.
Melalui kegiatan ini KAI mengajak seluruh pengguna kereta api di Sumatera Utara untuk lebih peduli dalam mencegah tindak pelecehan seksual.
Acara yang seharusnya terbuka untuk masyarakat umum justru hanya dihadiri sekitar 100 kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Perubahan badan hukum dari perumda ke perseroda untuk perusahaan air minum daerah sudah banyak contohnya, seperti di Bandung, Semarang, dan Depok.
Berdasarkan data BPS 2025, NTB merupakan provinsi dengan proporsi perempuan berstatus kawin atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun tertinggi, yaitu sebesar 14,96%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved