Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
LALAT adalah serangga yang kerap kali mengganggu kapanpun dan dimanapun.
Biasanya lalat berada di tempat yang kotor dan bau.
Terkadang lalat juga sering kali mengganggu saat kita sedang makan.
Baca juga : Gencarkan Solusi Food Waste di Indonesia, Surplus Indonesia Buka Putaran Pendanaan Pra-Seri A
Najun, terdapat beberapa cara utuk mengusir lalat ini.
Cara yang pertama, bisa membuat perangkap dari cuka apel.
Menggunakan cuka apel tersebut nantinya lalat akan menampel dan masuk dalam perangkap.
Baca juga : Ritel Hero dan Badan Pangan Nasional Dukung Pencegahan Food Waste
Cara membuatnya campurkan cuka apel dengan air.
Perbandingan untuk mencampurkannya sebesar satu banding satu.
Aroma cuka apel dapat menarik lalat agar hinggap di tempat tersebut.
Baca juga : Ini Tips Mengurangi Sampah Makanan
Cara selanjutnya bisa menggunakan semprotan cabai.
Cara membuatnya, kalian iris tipis cabai dan rendam di dalam air.
Air cabai tersebut masukan ke dalam botol spray dan bisa digunakan untuk pengusir lalat.
Baca juga : Kita Forum 2022 Berlangsung 2 Oktober Angkat Tiga Masalah
Selanjutnya, kalian bisa menanam pohon herbal.
Tanaman tersebut sangat ampuh untuk mengusir beberapa serangga.
Tak hanya lalat, bahkan nyamuk dan ulat pun tidak mau mendekatinya.
Baca juga : Gandeng Foodcycle, Hero Supermarket Edukasi Peduli Sampah Makanan
Lalu selanjutnya harus rajin membersihkan tempat sampah.
Sampah yang ada di dalam rumah jangan sampai menunpuk.
Hal tersebut bukan hanya mengundang lalat, tetapi banyak bakteri dan virus yang akan datang.
Baca juga : Ayo Kurangi Limbah Makanan
Cara yang terakhir selalu bersihkan lantai rumah, terutama di dapur.
Pel lantai rumah setiap hari agar bersih dan tidak ada bakteri.
Lalat sangat senang dengan kondisi rumah kotor, bahkan serangga tersebut akan terus berdatangan. (Z-12)
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
Beberapa makanan yang lazim ditemukan di rumah masyarakat Tionghoa saat Imlek, seperti kue nastar, kue lapis, dumpling (pangsit), hingga kue keranjang, membawa pesan simbolis tersendiri.
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
TUMBUHAN air eceng gondok memang seringkali dianggap hama. Anggapan itu tidak sepnuhnya salah, namun bagaimana mengubah enceng gondok bisa menjadi sumber penghasilan dan solusi lingkungan?
Alang-alang terbukti menjadi rumah alami bagi serangga parasit, yakni musuh alami yang mampu menekan populasi hama pengganggu tanaman padi.
Kalau dengar kata serangga, yang terlintas di benak orang biasanya semut, kecoa, atau nyamuk. Padahal serangga memegang peran kunci dalam hampir semua proses ekologi.
Ulat grayak musim gugur (fall armyworm) telah menjadi hama global yang mengancam ketahanan pangan di lebih dari 80 negara.
Selain membawa bakteri penyebab penyakit, kecoa juga memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa, bahkan dalam kondisi ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved