Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Trisakti mengukuhkan empat guru besar dalam sidang terbuka Majelis Guru Besar yang digelar pada hari ini di Gedung D, Universitas Trisakti, Jl Kyai Tapa, Jakarta Barat.
Keempat guru besar itu yakni, Prof Dr Eleonora Sofilda SE MSi, Prof Dr Ir Rianti Dewi Sulamet Ariobimo ST MEng IPM, Prof Dr Elfrida Ratnawati Gultom SH MHum MKn, dan Prof Dr Bahtiar Usman SE MM CIFM CIERM.
Menurut Rektor Universitas Trisakti Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA, dikukuhkannya sekaligus empat guru besar pada awal tahun ini lantaran era lintas disiplin ilmu. Dengan dikukuhkannya empat guru besar sekaligus, maka Universitas Trisakti di mata publik akan lebih baik.
Baca juga: Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UGM
"Pada era lintas disiplin ini, di mata masyarakat sebagai universitas juga harus memberikan informasi dan mempertanggungjawabkan keilmuannya."
"Ada tanggung jawab publik, Universitas Trisakti tidak hanya memiliki satu keilmuan, tapi juga banyak ilmu," lanjutnya.
Menurutnya, para guru besar inilah yang nantinya memiliki tugas untuk mengembangkan keilmuan mereka pada masa depan. Apalagi, guru besar juga memiliki tanggung jawab dan solusi dari permasalahan bangsa.
"Kami lihat orasi empat guru besar pada hari ini menyampaikan pemikiran atau solusi terbaik permasalahan bangsa baik dari sisi ilmu teknologi, ekonomi, dan hukum," jelas Rektor.
Menurut dia, guru besar juga ikut berperan menjaga nilai luhur bangsa dan nilai luhur sebuah universitas.
"Diharapkan guru besar dapat menghasilkan para doktor karena guru besar yang mengembangkan ilmu, membimbing mahasiswa S3, sehingga akan memperbanyak kapasitas kampus dalam menghasilkan doktor baru," ujarnya.
Baca juga: Ubhara Jaya Kukuhkan Guru Besar Pertama di Bidang Ilmu Akuntansi Keuangan Kontemporer
Pengukuhan guru besar juga diharapkan menjadi magnet atau daya tarik bagi dosen-dosen lainnya menjadi guru besar.
"Pengukuhan ini memberikan optimisme baru dalam rangka menambah kajian keilmuan di lingkungan Universitas Trisakti," katanya.
Guru besar juga merupakan sosok insan pendidikan tinggi yang memiliki banyak prestasi pada bidang masing-masing.
"Ini membuktikan ada kepercayaan dari masyarakat kepada keahlian yang dimiliki. Saya titipkan kepada para guru besar baru agar mendiseminasi kiat-kiat kesuksesannya kepada segenap civitas akademika sehingga jadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Usakti untuk turut menjadi guru besar," jelasnya.
Di sisi lain, tutur dia, pencapaian guru besar oleh seorang dosen yang diputuskan melalui Surat Keputusan Presiden merupakan penghargaan yang sangat prestisius dari pemerintah.
"Sebab, perguruan tinggi ikut memegang peran keberlangsungan peradaban bangsa," pungkas Rektor. (RO/S-2)
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved