Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Jabodetabek berpotensi mengalami peningkatan curah hujan selama sepekan ke depan.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut, wilayah Jabodetabek secara bertahap memasuki musim hujan di bulan November ini. Ia juga menyebut, beberapa fenomena atmosfer yang cukup signifikan dapat meningkatkan curah hujan di wilayah Jabodetabek selama sepekan ke depan.
Beberapa fenomena tersebut diantaranya adalah Madden Julian Oscillation (MJO), Equatorial Rossby, Sirkulasi Siklonik dan Anomali positif suhu muka laut yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Baca juga : Hujan Lebat di Gunung Merbabu Akibatkan Banjir Bandang di Kabupaten Semarang
"Sehingga dengan berbagai fenomena tersebut dalam sepekan ke depan hingga tanggal 2 Desember 2023, wilayah Jabodetabek secara umum berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Terutama terjadi di wilayah selatan Jabodetabek yaitu meliputi wilayah Bogor dan wilayah Depok", pungkas Dwikorita dalam wawancara daring, Minggu (26/11).
Selain Bogor dan Depok, beberapa wilayah juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada pekan ini.
Baca juga : Waspadai Musim Hujan, BPBD Minta Warga Jakarta Sering Cek Perkiraan Cuaca
"Berpeluang terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yaitu wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Kemudian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpeluang terjadi di sebagian wilayah Bekasi dan Tangerang", tambah Dwikorita.
Selain intensitas curah hujan yang berpotensi terjadi selama sepekan kedepan, BMKG juga mewaspadai akan potensi terjadinya banjir rob di pesisir utara Jakarta.
"Karena adanya fase bulan Perigee, yaitu bulan pada jarak terdekat dengan bumi. (Hal itu) berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum dan berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir atau Rob berpotensi terjadi di pesisir utara Jakarta pada tanggal 26 November hingga 2 Desember 2023", ungkapnya.
BMKG menghimbau kepada pemerintah daerah agar menyiapkan berbagai sumber dayanya dalam menghadapi musim hujan ini.
"Maka mohon berbagai pihak terkait terutama Pemerintah Daerah yang mengatur tata kelola memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan yang berlebih", tutupnya. (MGN/Z-4)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Gerakan Jaga Jakarta Bersih libatkan 171 ribu warga bersama Pramono Anung dan Jusuf Kalla. Aksi rutin ini untuk cegah banjir dan kota nyaman.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
SEBANYAK 255 unit rumah di Dusun Gondang dan Dusun Tikung, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang banner luapan Kali Pacal, Rabu (4/2) malam.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved