Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN zaman turut mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia menjadi salah satu pusat riset dan inovasi yang bertujuan mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Riset dan inovasi di BUMN juga menjadi faktor utama yang diharapkan dalam mendorong dan membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan.
Demikian mengemuka dalam diskusi publik bertema Mendorong tata kelola riset dan inovasi yang baik di BUMN dalam rangka menuju Indonesia Emas yang digelar Universitas Djuanda bersama PT Dinamika Nusantara Abadi, di Universitas Djuanda, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/11).
Baca juga: InaRI Expo 2023: Dari Riset dan Inovasi untuk Indonesia yang Lebih Baik
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Djuanda Prof Dr Sri Harini Dra MSi menyampaikan riset dan inovasi tak bisa dilepaskan dari talenta yang dimiliki setiap sumber daya manusia (SDM).
"Untuk mewujudkan tata kelola riset dan inovasi yang baik dalam menuju Indonesia Emas, yang pertama yakni peningkatan kapasitas SDM," katanya.
Manajemen talenta dalam hal peningkatan kapasitas SDM menjadi penting karena dapat membentuk manusia unggul dan berbudaya serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Peningkatan kapasitas atau talenta setidaknya dapat dilakukan dengan edukasi dan pelatihan, mentoring, pembentukan generasi masa depan, serta pembentukan pemimpin organisasi dan perusahaan." kata Sri.
Baca juga: PTPN III Berkomitmen terus Kembangkan Riset dan Inovasi di Bidang Perkebunan
Kedua, usaha membangun ekosistem riset yang sehat dan baik. Salah satu masalah yang sering terjadi pada proses riset dan inovasi adalah belum adanya ekosistem yang baik sehingga mudah ditemukan masalah, seperti tindakan korupsi dalam riset, riset yang tidak dilakukan berdasarkan kebutuhan, serta SDM yang tidak profesional.
Menurut praktisi hukum Dr Bambang Widjojanto SH MSc, ekosistem riset salah satunya dapat dibangun dengan beberapa cara. Pertama, kepatuhan terhadap hukum.
Kedua, riset yang akan dilakukan harus dipastikan tidak menyebabkan kerugian dan kerusakan pada lingkungan. Ketiga, riset yang dilakukan jangan mengganggu agenda pembangunan.
Di sisi lain, ekosistem yang juga harus dibangun bersamaan ekosistem riset adalah ekosistem lingkungan. Itu meliputi fasilitas dan sarana prasarana.
Baca juga: Duh! Anggaran Riset Tahun 2023 Terendah Sepanjang Sejarah Iptek
Riset juga harus mampu menjawab masalah secara keseluruhan hingga akar masalah. Dengan begitu, riset benar-benar dilakukan sesuai kebutuhan.
"Ketiga, penguatan perencanaan riset dan inovasi secara strategis. Hal ini menjadi penting karena perencanaan yang baik pada kegiatan riset dan inovasi akan menciptakan ekosistem kondusif dan menjawab berbagai kebutuhan yang ada," ungkap Wakil Ketua KPK periode 2011-2015 tersebut.
Dalam konteks BUMN, Vice President Planning and Commercial Pertamina Ahmad Azhar ST MBA mengatakan dalam melakukan riset, pihaknya berusaha mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk disesuaikan.
Pasalnya, itu menjadi salah satu cikal bakal dalam menentukan perencanaan. Perencanaan itu jadi penting karena perencanaan yang terkendali dengan mempertimbangan ketentuan pada setiap tahap penelitian dan pengembangan dapat mencegah riset-riset pemerintah dan BUMN dikapitalisasi secara berlebihan. (RO/S-2)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
Penguatan budaya kerja melalui program New Working Culture dan pembentukan Komite Transformasi Bisnis sebagai kunci agar semua proses organisasi berjalan adaptif.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Data menunjukkan bahwa 93 persen profesional di Indonesia telah terekspos AI, namun kesiapan organisasi masih tertinggal.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved