Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyak masyarakat yang belum terinformasi dengan baik mengenai mpox atau cacar monyet. Untuk itu, perlu edukasi secara luas mengenai penyakit menular yang banyak menimpa kaum homoseksual ini.
Satu fakta yang perlu dipahami masyarakat adalah sekitar 90% penularan cacar monyet adalah melalui kontak erat dan terutama kontak seksual.
Untuk itu, Ketua Satgas Mpox Pengutus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Hanny Nilasari meminta masyarakat menghindari kontak fisik dengan pasien terduga mpox.
Baca juga : 35 Kasus Cacar Monyet Terdeteksi di 3 Provinsi
Selain itu, tidak menggunakan barang bersama misalnya handuk yang belum dicuci, pakaian yang belum dicuci, atau berbagi tempat tidur, alat mandi dan perlengkapan tidur seperti sprei, bantal, dan lainnya.
"Untuk populasi risiko tinggi misalnya memiliki multipartner, dan kondisi imunokompromais seperti autoimun, penyakit kronis lainnya agar sedapat mungkin hindari perilaku yang berisiko. Hubungan seksual harus dilakukan dengan aman menggunakan kondom serta lakukan vaksinasi," kata Hanny dalam konferensi pers secara daring, Selasa (7/11).
Imbauan IDI kepada kelompok homoseksual
Baca juga : Cegah Penularan Mpox, Epidemiolog Sarankan Pemerintah Gandeng LSM
Kepada masyarakat umum, terlebih bagi populasi LSL atau homoseksual, dianjurkan untuk segera mengunjungi dokter apabila muncul gejala lesi kulit yang tidak khas dan didahului demam.
Pada kasus terduga mpox PB IDI menganjurkan agar perlu dilakukan skrining/pemeriksaan awal berupa wawancara tentang perkembangan penyakit (anamnesis), pemeriksaan lesi kulit dan organ-organ secara detail dan lengkap, serta pemeriksaan swab yakni pemeriksaan lab khusus dengan mengambil cairan dari lenting/ keropeng/ kelainan kulit.
"Penyediaan obat antivirus dan vaksin didesentralisasi di dinas kesehatan kabupaten atau kota yang ditunjuk dengan alur permintaan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan diberikan atas indikasi serta prioritas," ujar dia.
Baca juga : 5 Perbedaan Cacar Monyet, Cacar Air, dan Campak
Di kesempatan yang sama Ketua Umum PB IDI, Moh. Adib Khumaidi mengatakan kemunculan mpox yang tidak terduga penyebaran kasusnya menunjukkan bahwa virus ini sudah beredar dalam tingkat yang diawasi sitem pengawasan.
"Pengalaman dari pandemi covid-19 memberi pelajaran untuk meningkatkan surveilans epidemiologi bagaimana di tingkat pertama layanan primer baik di puskesmas maupun dokter praktik mandiri maupun dokter spesialis harus segera memberikan laporan jika mendeteksi atau mendapatkan data yang berkaitan Mpox," ujarnya. (Z-4)
Baca juga : Kasus Ke-3 Cacar Monyet Ditemukan, Semuanya di Jakarta
KITA tahu bahwa surveilans merupakan tulang punggung penting pengendalian penyakit menular.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum IDAI dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa cacar monyet atau monkey pox (mpox) bukan lagi darurat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved