Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA 2 November 2023 pukul 19.00 WIB, jumlah pasien kasus cacar monyet (monkey pox) di Jakarta mencapai 27 kasus di mana satu diantaranya adalah kasus yang ditemukan pada Agustus 2022 dan sudah sembuh. Seluruh penularan terjadi akibat kontak seksual.
Totalnya ada 26 kasus aktif cacar monyet. Data tersebut berdasarkan situs resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta di www.dinkes.jakarta.go.id.
Seluruh pasien bergejala ringan dan menjalani isolasi di RS. Kemudian, seluruh pasien memiliki rentang usia 25-50 tahun. Terdapat suspek atau orang dengan gejala sebanyak empat orang.
Baca juga: Wabah Cacar Monyet Perlu Segera Diatasi
Juga terdapat sembilan orang yang kontak erat namun tanpa gejala. Total penerima vaksinasi cacar monyet sebanyak 492 orang dari target 495 orang. Ada 62 orang yang menjalani tes PCR dengan hasil negatif.
Sementara itu, pemerintah disarankan menggandeng NGO atau LSM yang kerap menjangkau komunitas penyuka sesama jenis (LGBT) untuk menyosialisasikan pencegahan penularan penyakit cacar monyet (mpox). Hal itu mengingat kebanyakan kasus cacar monyet di dunia, termasuk Indonesia terjadi akibat hubungan seksual sesama jenis.
Baca juga: Cianjur Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet
"Untuk mencegah penularannya sekali lagi penularan ini ada di kelompok yang berisiko tinggi ya jadi kombinasi sinergitas antara program HIV, penyakit menular seksual dan mpox ini harus dilakukan pemerintah. Menjangkau kelompok ini dengan NGO dan LSM yang biasa menjangkau mereka," ujar Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman.
(Z-9)
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa cacar monyet atau monkey pox (mpox) bukan lagi darurat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Monkeypox adalah penyakit yang semakin menarik perhatian dunia, terutama setelah beberapa kasus dilaporkan di berbagai negara.
Penyakit mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai monkeypox virus, telah menjadi perhatian global karena penyebarannya yang cepat melalui kontak fisik.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak agar mereka tidak terkena penyakit cacar monyet atau MonkeyPox (mpox).
Kasus-kasus tersebut ditemukan di Ciracas, Grogol Petamburan, Jatinegara, Kebon Jeruk, Matraman, Pasar Minggu, Tanah Abang, dan Tanjung Priok.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut program vaksinasi cacar yang dilakukan pemerintah dulu bisa memberikan proteksi dari virus mpox. Sehingga memberikan proteksi seumur hidup.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama mendorong pemerintah agar melakukan tindakan maksimal yang tepat untuk mencegah penyakit mpox merebak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved