Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Mo Mahdum menjadi salah satu pembicara utama pada World Zakat and Waqf Forum (WZWF) 2023 yang diselenggarakan di Kedah, Malaysia, Kamis (19/10).
"Baznas terus berupaya untuk berpartisipasi secara aktif dalam gerakan zakat dunia salah satunya dengan berperan aktif di WZWF. Kami meyakini bahwa pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang ada di Indonesia dapat memberikan dampak yang positif pada perkembangan zakat secara global," ujar Mo Mahdum dalam keterangan yang diterima, Kamis.
Dia mengatakan, keaktifan Baznas di forum WZWF ini juga sejalan dengan misi ke-9 yakni berperan aktif dan menjadi referensi bagi gerakan zakat dunia.
"Adapun kebijakan konkret yang telah kami lakukan adalah dengan menerbitkan dokumen Zakat Core Principles dengan berbagai turunannya melalui dokumen Technical Notes di mana dokumen ini adalah terobosan yang telah kami lakukan untuk melakukan standardisasi pengelolaan zakat secara profesional di berbagai situasi dan kondisi," jelasnya.
Mahdum menjelaskan, di bawah kepemimpimpinan Prof Zainulbahar yang juga merupakan pimpinan Baznas RI, WZWF telah melakukan kegiatan-kegiatan inovatif di antaranya meluncurkan Zakat Wakaf Online University (Zawouni).
Baca juga: Kemenag Umumkan Juara Lomba Musik Moderasi Beragama
Sejalan dengan tema WZWF 2023 yakni 'Feeding The World: Zakat and Waqf Towards Sustainable Global Food Security', Mahdum menjelaskan bahwa Baznas memiliki berbagai macam program pemberdayaan mustahik termasuk program ketahanan pangan seperti Balai Ternak Baznas dan Lumbung Pangan Baznas.
"Adapun strategi yang dilakukan oleh Baznas untuk mengakselerasi pengentasan kemiskinan dengan menggunakan prinsip MOM yaitu Moving Out of Mustahik," kata Mahdum.
Ia berharap, WZWF International Conference dan Annual Meeting ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan umat di seluruh dunia.
Konferensi yang berlangsung pada 17-20 Oktober 2023 ini dihadiri lebih dari 1.000 peserta secara hybrid, yang terdiri atas beberapa pejabat, para pemangku kepentingan, serta pimpinan lembaga zakat dari 41 negara anggota WZWF.
Konferensi internasional WZWF 2023 merupakan ajang pertemuan para pegiat zakat dan wakaf dunia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia. (RO/I-1)
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Konferensi ini mengusung tema “National Vision, Global Mission: Asta Cita in the Spirit of the SDGs.
Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) mendesak pemerintah mengakui penyandang disabilitas sebagai konstituen Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di COP30, Brasil.
Konferensi ini adalah ruang dialog penting antara ilmu, iman, dan masa depan manusia.
Musik, film, dan konten digital kini tidak hanya menjadi ruang ekspresi juga berperan sebagai medium advokasi sosial.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi membuka perhelatan konferensi budaya internasional Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025.
Konferensi ini menjadi sarana strategis untuk mendorong sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved