Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada terhadap penyebaran virus nipah yang tengah mewabah di India dan Malaysia.
"Petani dan peternak waspada dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), bersihkan kandang dan cuci tangan. Kalau sakit segera ke fasilitas kesehatan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Minggu (24/9).
Diketahui nipah dibawa oleh kelelawar buah seperti kasus yang terjadi di India. Namun bisa juga dibawa oleh babi seperti yang terjadi di Malaysia yang kemudian ditularkan kepada manusia.
Baca juga : Malaysia Serukan Kewaspadaan Penularan Virus Nipah
Penyebaran virus nipah bisa melalui kontak atau melalui cairan tubuh dari hewan atau manusia yang terinfeksi.
"Pastikan hindari risiko tertular virus nipah dan cuci tangan, tidak mengonsumsi daging mentah atau langsung pada buah yang mungkin terpapar dengan kelelawar buah," ujar dia.
Baca juga : Virus Nipah, Kemenkes Serukan Kewaspadaan di Pintu Masuk Indonesia dan Faskes
Sebelumnya, Malaysia mengeluarkan peringatan kesiapsiagaan risiko penularan penyakit nipah bagi warganya, terutama mereka yang baru bepergian ke negara berisiko tinggi.
Penyakit itu menyebabkan komplikasi pada otak dan juga penyakit pernafasan dengan angka kematian 40 persen hingga 70 persen pada manusia yang terinfeksi.
Adapun gejala yang ditimbulkan antara lain demam, sakit kepala, muntah, ruam, kesulitan bernapas, kejang, kebingungan dan kebingungan. (Z-4)
Pelajari cara pencegahan Virus Nipah, gejala awal, hingga risiko penularannya. Panduan lengkap menjaga kesehatan dari ancaman zoonosis di tahun 2026.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Kasus kematian akibat nipah ini menjadi alarm keras bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengenai risiko penularan virus zoonosis tersebut.
DUNIA kembali dalam kewaspadaan tinggi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Nipah di Banglades pada awal Februari 2026.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved