Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia Provinsi DKI Jakarta (Perhompedin Jaya) kembali menggelar simposium The Role of Internist in Cancer Management (Roicam). Simposium ini membahas masa depan penanganan dan manajemen kanker.
"Kita menyadari kanker itu makin lama makin banyak di dunia. Kami melihatnya makin ke sini makin banyak yang terkena dan sudah stadium lanjut. Ini yang menjadi alasan kami kembali menyelenggarakan Roicam," ujar Ketua ROICAM ke-10, Prof. Dr. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD, K-HOM, M. Epid, M.Pd.Ked, FINASIM, FACP, pada konferensi pers Roicam 10 di Jakarta, Sabtu (24/9/2023).
Pada penyelenggaraannya yang ke-10, acara ini dimulai dengan lokakarya yang membahas berbagai topik, meliputi nutrisi pada pasien dengan kanker, tatalaksana trombosis pada kanker, manajemen infeksi pada kanker, hingga persiapan serta penanggulangan efek samping akibat kemoterapi. Pergelaran ini juga membentuk 14 simposium untuk para tenaga medis yang mengangkat topik mulai dari kanker payudara, kanker paru, kanker usus besar, kanker nasofaring, limfoma, hingga penggunaan precision medicine car-T cell pada tata laksana limfoma yang agresif.
Baca juga: Polusi Udara Dapat Sebabkan Kanker
"Kami berharap acara ini tetap bisa berlanjut dan berdampak pada bangsa dan negara, khususnya dokter spesialis di Indonesia. Meski dilakukan di Jakarta, para peserta datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk mendapat pengetahuan baru tentang kanker," imbuh Aru.
Lebih lanjut, Roicam 10 membuka kesempatan pada para dokter umum, internis, dan trainee hematologi untuk membawakan laporan kasus dan hasil penelitiannya mengenai kanker. Roicam 10 juga mengadakan seminar untuk publik awam dengan topik Vaksin pada Pasien dengan Kanker, Deteksi Dini Kanker, Aktivitas Fisik dan Nutrisi pada Pasien dengan Kanker. Sejumlah pembicara luar negeri turut hadir yakni dari St. Vincent Private Hospital Melbourne, Bangkok Hospital, RS Mount Elizabeth Singapura, dan Eulji University Korea.
Baca juga: Kanker Melonjak pada Kalangan Usia di Bawah 50 Tahun
"Seminar ini juga berfokus melakukan pencegahan dan deteksi dini pada kanker-kanker yang bisa dilakukan pencegahan dan deteksi dini. Kali ini pesertanya lebih dari 500 peserta dan 98 peserta lokakarya yang meningkatkan keterampilan para dokter umum maupun spesialis mengenai kanker ini," kata Ikhwan.
Adapun acara yang bertajuk Satu Dekade Roicam: Memperkuat Peran Internis dalam Tata Laksana Penyakit Kanker dengan Tim Multidisiplin untuk Pelayanan Kanker yang Berkualitas dan Cost Effective itu digelar di dua tempat, yaitu RS Kanker Dharmais dan simposium di Hotel Shangri-La Jakarta, pada 22-24 September 2023. (Ant/Z-2)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved