Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUKAH Anda beberapa makanan populer dapat menimbulkan efek samping yang aneh atau tidak biasa pada sebagian orang. Hal ini bisa terjadi karena alergi, intoleransi, reaksi kimia tertentu, atau kondisi medis tertentu.
Berikut adalah beberapa makanan yang sering dikonsumsi oleh banyak orang dan bisa menimbulkan efek samping yang aneh:
1. Kerang dan Kepiting
Baca juga: Penyebab Terbentuknya Dahak di Tenggorokan dan Cara Menghilangkannya
Beberapa orang alergi terhadap kerang dan kepiting. Hal ini dapat menyebabkan reaksi alergi parah seperti gatal-gatal, bengkak, sesak napas, atau bahkan syok anafilaksis.
2. Buah Kiwi
Kiwi adalah buah yang sehat, tetapi beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal di mulut atau bibir saat mengonsumsinya. Ini dikenal sebagai sindrom alergi oral.
3. Daging Sapi
Baca juga: Orangtua Diingatkan Perhatikan Gejala Alergi Susu pada Anak
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap daging sapi yang disebut "alergi daging merah." Ini bisa menyebabkan gejala seperti urtikaria (ruam kulit) atau gangguan pencernaan setelah mengonsumsi daging sapi.
4. Kacang
Kacang seperti kacang tanah, almond, atau kenari dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah pada beberapa individu, termasuk gatal-gatal, bengkak, atau bahkan anafilaksis.
5. Telur
Reaksi alergi terhadap telur dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk gatal-gatal, ruam, mual, atau muntah.
6. Makanan Pedas
Makanan yang sangat pedas bisa menyebabkan reaksi seperti keringat berlebihan, sensasi terbakar, atau iritasi pada saluran pencernaan bagi beberapa orang yang kurang terbiasa dengan makanan pedas.
7. Makanan Tinggi Histamin
Makanan seperti anggur merah, keju tua, atau makanan yang mengalami proses fermentasi dapat menyebabkan gejala yang tidak biasa pada orang dengan intoleransi histamin, seperti sakit kepala, kemerahan kulit, atau gangguan pencernaan.
8. Buah Durian
Durian adalah buah yang dikenal karena baunya yang kuat dan tidak sedap. Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau intoleransi terhadap durian yang dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, atau sakit perut.
9. Minuman Energi
Minuman berenergi mengandung kafein dan bahan-bahan lain yang dapat menyebabkan efek samping aneh seperti jantung berdebar, gemetar, atau kecemasan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
10. Saus Pedas
Pecinta pedas mungkin sudah terbiasa dengan reaksi tubuh yang berkeringat dan panas setelah makan makanan pedas. Namun, ada efek samping lain yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan.
Makanan pedas pastinya banyak mengandung cabai. Cabai mengandung senyawa yang disebut capsaicin.
Menurut penelitian, capsaicin memberi banyak manfaat, termasuk meningkatkan kesehatan jantung dan pencernaan, mengurangi peradangan, dan membantu tubuh memecah lemak. Kandungan dalam cabai itu juga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.
Namun, penelitian lain seperti yang dijelaskan Health Digest menunjukkan efek cabai yang membuat seseorang kurang tidur. Dalam sebuah penelitian tahun 1992 yang diterbitkan oleh International Journal of Psychophysiology menemukan, saus pedas seperti Tabasco dan mustard secara signifikan mengganggu tidur sekelompok kecil pria sehat.
Peserta mengalami penurunan jumlah tidur tahap 2 dan 3. Berkurangnya jumlah tahapan tidur ini dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan mengganggu perbaikan hingga pertumbuhan kembali jaringan, termasuk tulang dan otot.
11. Kafein
Kafein adalah bagian kelompok kimia yang disebut xantin. Xantin bekerja pada reseptor adenosin di sistem saraf pusat. Hal ini juga mengurangi kecepatan pengambilan kembali neurotransmitter dopamin dan meningkatkan neurotransmitter glutamat.
Menurut MDedge, secara teoritis hal itu dapat menyebabkan psikosis, suatu keadaan dimana seseorang kehilangan pemahamannya tentang realitas melalui halusinasi, delusi, atau paranoia. Asupan kafein yang berlebih juga memperburuk gejala psikosis pada orang yang sebelumnya memang memiliki gangguan mental.
Jadi, pastikan kopi diminum secukupnya. Dalam sehari, sebaiknya asupan kafein tidak lebih dari 200 miligram. (Z-1)
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Uji coba sistem guna ulang (reusable) untuk kemasan makanan dan minuman yang dilaksanakan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI dan Universitas Paramadina
Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang kurang matang hingga minuman dengan kandungan kafein.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Expo Kemandirian Pesantren di Lapangan Merdeka Wajo dalam rangkaian Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025
kelompok usia Gen Z sangat jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur
Matcha dikenal luas sebagai minuman sehat yang kaya antioksidan, mampu meningkatkan energi, serta membantu fokus.
Alergi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum dialami banyak orang di berbagai usia. Kondisi ini terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat asing
Berbagai obat alergi alami memiliki kandungan yang sama efektifnya dengan obat alergi medis dalam meredakan keluhan yang terjadi.
Perlunya tindakan segera untuk mengatasi perubahan iklim pada sektor ekonomi dan sosial.
Anak-anak dengan CMA juga kerap menghadapi kesulitan dalam lingkungan sosial, misalnya pada pesta ulang tahun atau acara sekolah, saat makanan berbasis susu umum disajikan.
Kecemasan orangtua bisa berdampak pada terbatasnya asupan makanan anak karena ketakutan akan reaksi alergi pada anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved