Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Terorisme Al Chaidar menyambut baik usulan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait mekanisme kontrol terhadap penggunaan dan penyalahgunaan tempat ibadah. Menurutnya, usulan ini dapat bermakna pemerintah akan memelihara dan membangun tempat ibadah tersebut.
“Pengawasan tempat-tempat ibadah tentu bermakna bahwa pemerintah juga akan menjaga memelihara dan juga membangun tempat-tempat ibadah tersebut selain memantau dari adanya intrusi paham-paham radikal yang akan memasuki tempat-tempat ibadah tersebut,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (5/9).
Baca juga : Kontrol Tempat Ibadah Berpotensi Melanggar Hak Konstitusional Masyarakat
Lebih lanjut, menurutnya kontrol penggunaan tempat ibadah memiliki fungsi positif yang jauh lebih besar ketimbang negatifnya. Pasalnya, tempat-tempat ibadah sebenarnya bukanlah tempat bersemainya radikalisme.
Baca juga : BNPT Usulkan Tempat Ibadah di Bawah Kendali Pemerintah, PGI: Itu Sikap Frustasi
“Persemaian radikalisme biasanya terjadi dari rumah ke rumah dan berlangsung dalam keadaan yang tertutup dan jarang sekali mereka memanfaatkan rumah-rumah ibadah dan sangat kecil kemungkinannya rumah ibadah berada dalam pusaran radikalisme,” ujar Al Chaidar.
Maka dari itu, menurutnya kontrol terhadap tempat ibadah dari pemerintah tidak akan menimbulkan permasalahan.
“Jadi tidak masalah saya kira jika pemerintah ingin mengembangkan sayap kontrolnya hingga ke rumah-rumah ibadah,” pungkasnya. (Des)
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian kebijakan prioritas menyusul pengalihan penuh penyelenggaraan ibadah haji ke Kementerian Haji.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Peraturan Bersama Dua Menteri (PBM) Tahun 2006 tentang pendirian rumah ibadah kembali menuai kritik.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengatakan, keberadaan rumah ibadah dari berbagai agama seperti masjid dan gereja yang bersandingan merupakan simbol toleransi.
Rumah Ibadah Tangguh Bencana menempatkan rumah ibadah sebagai simpul ketangguhan masyarakat di tingkat akar rumput.
KEBERADAAN fasilitas tempat ibadah seperti masjid dan gereja yang disediakan oleh pengembang membuat warga di CitraRaya Tangerang dapat hidup dengan harmonis dan penuh kerukunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved