Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan gotong-royong bisa menjadi satu program untuk menyukseskan program penurunan angka stunting.
Ia mengatakan saat ini ada beberapa program gotong-royong stunting yang dapat mengakselerasi penurunan. Di antaranya ialah Bapak Asuh Anak Stunting. Program teresebut kemudian diserbu para pengusaha karena mendapat atensi langsung dari Presiden Joko Widodo.
“Program penurunan stunting sekarang menjadi gerakan gotong-royong. Ini luar biasa. Di daerah-daerah tertentu, yang mungkin belum tersentuh program, terjadi penurunan stunting karena gotong-royongnya,” kata Hasto di Jakarta, Rabu (30/8).
Baca juga: Bayer Luncurkan Program Cegah Stunting di Depok
Adapun, hingga kini pemerintah telah mengalokasikan Rp30 triliun untuk penanganan stunting. Sebanyak Rp21,2 triliun dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi, Rp6,9 triliun untuk BPJS Kesehatan dan Rp2,6 triliun terbagi di kementerian/lembaga.
Ia mengakui anggaran stunting perlu dikawal lebih ketat supaya tepat sasaran. Pasalnya, Hasto menemukan beberapa kali di lapangan, dana program keluarga harapan (PKH) yang digelontorkan kepada masyarakat, justru tidak digunakan untuk membeli pangan bergizi. Mereka malah belanja kebutuhan sekunder lainnya.
Baca juga: Ikut Program JKN, Kampung Terpencil Lereng Gunung Pangkas Kasus Tengkes
“Saya pernah menemui di lapangan, ini kok stunting masih ada padahal masyarakat sudah dapat PKH. Uangnya kemana? Lalu ada yang bilang kalau dia pakai uang itu untuk kredit motor. Ada juga yang untuk membeli rokok. Sebulan bisa Rp600 ribu untuk rokok,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh mengungkapkan, untuk menjalankan program, khususnya yang terkait dengan dana bantuan, memang menjadi tantangan tersendiri.
“Dari Rp20 triliun yang diberikan, tidak semua dibelikan makanan. Orang kita itu memang luar biasa menarik sekali. Tidak gampang, karena akalnya banyak. Sudah pasti itu, karenanya tidak ada yang sempurna,” ucap Ateh.
Ia pun meminta BKKBN menggerakkan semua kapasitas dan sumber daya yang tersedia agar program penurunan stunting dapat berjalan maksimal. Menurut dia, strategi gotong-royong memang cara yang paling efektif.
“Kita bisa dorong TNI, swasta, perusahaan untuk sama-sama bergerak di penuruan stunting. Kalau memang 100% anggaran itu tidak digunakan sesuai peruntukan, setidaknya kita mencapai angka 70%,” ucap dia. (Z-11)
Sebagai bagian dari identitas dan nilai Pancasila, gotong royong menjadi fondasi sosial yang memperkuat solidaritas dan keadilan sosial di Indonesia.
INDONESIA bukan bangsa kecil. Ia lahir dari semangat, darah, dan cita-cita luhur: memerdekakan manusia dari ketakutan, kebodohan, dan ketidakadilan.
Kepala BPIPÂ Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya keberadaan Relawan Kebajikan Pancasila sebagai garda moral bangsa yang menyalakan semangat kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong.
REKTOR Universitas Koperasi Indonesia Agus Pakpahan mengungkapkan prinsip-prinsip koperasi yang adil dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong harus dikedepankan.
Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada warga Jakarta atas kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan saat kota menghadapi situasi sulit akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Wagub DKI Rano Karno bersama pelajar dan ojol gotong royong bersihkan Senen pascakebakaran. Ditargetkan buka kembali dalam sepekan.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved