Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebutkan setiap 2 menit ada 1 wanita di dunia yang meninggal karena kanker serviks. Kondisi tersebut perlu diatasi bersama karena pada dasarnya kanker serviks bisa dicegah.
Di Indonesia, kanker serviks menduduki posisi kedua angka kematian setelah kanker payudara. Ada 36 ribu kasus baru setiap tahunnya dan 21 ribu kematian setiap tahunnya di Indonesia.
Untuk pembiayaan kanker serviks ada Rp4,5 triliun dana yang harus dikeluarkan untuk mengobati kanker serviks di Indonesia.
Baca juga : BPOM: Vaksin HPV Nusagard Aman dan Hanya Beri Efek Samping Ringan
Vaksin HPV diberikan pada anak kelas 5-6 SD di seluruh Indonesia. Pada tahun lalu telah diberikan vaksin kepada anak perempuan kelas 5 di 112 kota/kabupaten di Jawa Tegah, Bali, Sumatra Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.
Pada 2023 dilakukan perluasan program vaksinasi di 38 provinsi dan direncanakan dilakukan pada bulan Agustus tahun ini sebanyak 2,9 juta anak Indonesia masuk kelas 5 dasar. 95% anak sekolah ditargetkan mendapat vaksin pada tahun ini.
Baca juga : Vaksin HPV Baru Bio Farma Sasar 2,9 Juta Anak untuk Cegah Kanker Serviks
"Selain itu skrinning dengan high performance test yang dilakukan pada perempuan usia 30-50 tahun yang belum sempat mendapat vaksin maka harus ditest untuk diberikan vaksin. Karena kasus tersebut bisa ditangani apabila masih stadium dini," ujar Dante.
Sayangnya 70 persen kasus ditemukan pada stadium lanjut sehingga mempersulit pengobatan.
"Terakhir kami mengintegrasikan pelayanan kesehatan yang komperhensif dengan target 95% perempuan teridentifikasi mendapat pengobatan yang optimal dan bisa sembuh dari stadium dini yang teridentifikasi," pungkas Dante. (Z-5)
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
“Hampir 90% kanker serviks dapat dicegah. Karena itu, vaksinasi 500 perempuan hari ini merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan perempuan Indonesia,”
Tenaga kesehatan dibekali keterampilan VIA–DoVIA dan penggunaan AI HerLens dengan materi mencakup materi klinis, praktik lapangan, serta quality assurance.
TINGGINYA angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat upaya deteksi dini untuk tes HPV DNA.
Untuk kasus baru kanker mulut rahim, lanjut Husny, sesuai dengan data pada 2020 terjadi sebanyak 87 kasus per hari.
Penyakit ini disebabkan virus yang menular melalui percikan air liur saat batuk atau bersin, kontak langsung dengan penderita, atau benda yang terkontaminasi virus.
Petugas medis menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah.
Virus HPV memiliki 200 tipe yang beredar di dunia, dengan tipe HPV risiko tinggi yang sering menyebabkan kanker serta tipe HPV risiko rendah yang sering menyebabkan kutil anogenital.
Sebaliknya, Menurut Prof Yudi, secara ilmiah, vaksin HPV aman dan tidak berdampak buruk terhadap sistem reproduksi perempuan.
Tingkatkan kesadaran pencegahan kanker serviks dengan vaksin HPV, pemeriksaan rutin, dan pap smear untuk melindungi kesehatan rahim Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved