Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KERAJAAN Kutai merupakan kerajaan kuno yang berada di wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Kalimantan Timur. Kerajaan ini diperkirakan ada sejak abad ke-4 Masehi dan menjadi salah satu kerajaan tertua di Nusantara. Kerajaan Kutai dikenal sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan yang penting di wilayah tersebut.
Kerajaan Kutai dipengaruhi Hindu-Buddha yang kuat dalam sistem pemerintahannya. Raja-raja Kutai dipercaya sebagai penerus garis keturunan dewa-dewa atau dewa penjaga. Mereka memainkan peran penting dalam upacara keagamaan dan membangun berbagai struktur keagamaan, seperti candi-candi.
Selama berabad-abad, Kerajaan Kutai mengalami periode kejayaan dan kemunduran. Kerajaan ini pernah mengalami masa-masa sulit akibat serangan dari kerajaan-kerajaan tetangga, tetapi juga berhasil memperluas wilayahnya dan membangun hubungan perdagangan yang luas. Kerajaan Kutai kemudian mengalami kemunduran pada abad ke-16 Masehi dan secara bertahap menjadi bawahan dari kerajaan-kerajaan lain di Kalimantan.
Baca juga: Yuk Mengenal Sejarah Hari Bakcang atau Peh Cung
Kerajaan Kutai meninggalkan warisan berupa peninggalan arkeologi, seperti prasasti-prasasti yang memberikan informasi tentang sejarah, budaya, dan kehidupan sosial pada masa lalu. Beberapa prasasti yang terkenal ialah Prasasti Mulawarman dan Prasasti Yupa. Penemuan-penemuan arkeologi ini memberikan wawasan berharga tentang peradaban kuno di wilayah Kalimantan Timur dan sejarah Kerajaan Kutai.
Berikut beberapa artefak peninggalan dari Kerajaan Kutai.
Baca juga: Hari Dermaga Nasional : Sejarah, Jenis, dan fungsinya
Salah satu peninggalan yang paling berharga ialah Prasasti Yupa. Prasasti ini berupa tiang batu yang berisi teks yang memberikan informasi tentang Kerajaan Kutai. Tulisan pada prasasti ini menggunakan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta yang banyak digunakan di India Selatan. Prasasti Yupa mengungkapkan berbagai informasi penting, seperti silsilah keluarga kerajaan dan tempat-tempat pemberian sedekah.
Peninggalan lain ialah patung kura-kura emas yang kini tersimpan di Museum Mulawarman. Patung kura-kura ini memiliki ukuran setengah kepalan tangan dan merupakan hadiah dari seorang pangeran dari Kerajaan Tiongkok kepada Putri Sultan Kutai yang bernama Aji Bidara Putih.
Kering Bukit Kang ialah keris yang digunakan oleh Permaisuri Aji Putri Karang Melenu, permaisuri Raja Kutai yang pertama. Menurut cerita yang beredar, putri tersebut ditemukan dalam gong yang terdampar di atas bambu. Di dalam gong tersebut, selain putri, terdapat telur ayam dan sebuah keris.
Ada juga dua singgasana yang menjadi peninggalan setelah Kerajaan Kutai berubah menjadi Kesultanan Kutai. Singgasana-singgasana ini berwarna kuning dan dikelilingi oleh payung dan umbul-umbul.
Peninggalan berupa kalung Ciwa ditemukan di sekitar Danau Lipan, Muara Kaman, pada 1890. Kalung ini masih digunakan sebagai perhiasan kerajaan dan dipakai oleh raja.
Terdapat juga kalung Uncal yang terbuat dari emas dengan berat sekitar 179 gram dan memiliki liontin yang menggambarkan kisah Ramayana. Kalung ini merupakan salah satu atribut Kerajaan Kutai yang masih digunakan setelah kerajaan diambil alih oleh Kesultanan Kutai. (Z-2)
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Di 2020, Sumardiansyah menolak keras kebijakan Kemendikbudristek yang ingin menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA dan menghapuskannya di SMK.
Koleksi bersejarah ini terdiri dari sekitar 28.000 artefak fosil yang ditemukan Eugène Dubois di Trinil pada 1891–1892.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved