Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN asuransi jiwa syariah pertama di Indonesia, PT Asuransi Takaful Keluarga menyalurkan dana zakat perusahaan serta zakat nasabah polis Unit Link melalui Amanah Takaful, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi di bawah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Total zakat yang diserahkan sebesar Rp641.530.621.
Secara simbolis, zakat tersebut diserahkan Direktur Utama Asuransi Takaful Keluarga, Arfandi Arief kepada kepada Direktur Amanah Takaful, Ade Abdurachman di Graha Takaful Indonesia, Jakarta, Jumat (7/7). Arfandi berharap penyaluran dana zakat ini nantinya dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, transparan, serta menghadirkan maslahat untuk masyarakat yang berhak.
"Semoga dana zakat yang terhimpun kian hari kian meningkat sebagai cerminan dari meningkatnya jumlah masyarakat yang bergabung menjadi nasabah Asuransi Takaful Keluarga. Mudah-mudahan penyaluran zakat ini menjadi berkah bagi Asuransi Takaful Keluarga dan nasabah polis Unit Link sebagai muzakki serta bagi Amanah Takaful sebagai amil zakat,” ungkapnya.
Dana zakat ini nantinya akan disalurkan dalam berbagai program pendidikan, sosial, ekonomi dan kemanusiaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diantaranya adalah program Amanah Bangun Desa yang merupakan program beasiswa pendidikan untuk 30 mahasiswa berbakat di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Distribusi zakat juga akan direalisasikan dalam bentuk bantuan ekonomi dan kesehatan bagi 1.000 keluarga dhuafa, yatim dhuafa, dan penyintas bencana di seluruh Indonesia serta program berbagi santunan untuk 700 anak yatim dhuafa dan lansia dhuafa.
"Penyaluran zakat melalui Amanah Takaful ini menjadi bukti nyata komitmen Asuransi Takaful Keluarga dalam mendukung program-program sosial kemanusiaan yang berdampak luas serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pendidikan, pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan kesetaraan. Diharapkan, kolaborasi dan implementasi program-program ini terus berlanjut serta dapat menghadirkan manfaat dan kemaslahatan untuk masyarakat yang membutuhkan," jelas Arfandi.
Di sisi lain, Ade Abdurachman menyampaikan kebanggaannya atas kolaborasi yang dilakukan Asuransi Takaful Keluarga dengan Amanah Takaful yang selama ini telah terjalin dengan baik. "Sebelumnya sudah banyak program bersama yang diwujudkan diantaranya adalah beasiswa terbina, Amanah Card, santunan dhuafa, hingga donor darah," ujarnya.
"Insya Allah dana zakat yang disalurkan ini akan memberikan manfaat yang lebih luas dan lebih berdampak lagi. Semua ini tidak akan terwujud tanpa kontribusi nyata dari Asuransi Takaful Keluarga dan juga para nasabah polis Unit Link yang telah menunaikan zakatnya," papar Ade. (RO/R-2)
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie meminta masyarakat bersikap tabayun dan proporsional menyikapi polemik pernyataan Menteri Agama terkait zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Nasaruddin Umar menegaskan zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat Islam dan UU Pengelolaan Zakat, serta membantah isu zakat digunakan untuk program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved