Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANEKA tumbuhan hidup di muka Bumi. Para ilmuwan memasukkan tumbuhan dalam Kingdom Plantae (tumbuhan). Plantae dibagi dalam beberapa divisio, yaitu lumut (Bryophyta), paku-pakuan (Pteridophyta), serta tumbuhan berbiji (Spermatophyta).
Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh, tumbuhan dapat dibedakan lagi atas dua jenis kelompok besar yaitu tumbuhan tidak berpembuluh (Thallophyta) yang meliputi lumut (Bryophyta) dan tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) meliputi paku-pakuan (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Lebih jelasnya berikut uraian detailnya sebagaimana dilansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1 dengan penulis ialah Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, dan Siti Nurul Hidayati.
Tumbuhan lumut dan paku ialah tumbuhan yang memiliki spora serta berkembang biak dengan cara vegetatif dan generatif. Tumbuhan tersebut memiliki klorofil dan berfotosintesis. Habitatnya berupa tempat yang lembap.
Baca juga: Bagian-Bagian Mikroskop dan Cara Menggunakannya
Sebagai informasi, tumbuh-tumbuhan dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan tidak berpembuluh ialah tumbuhan yang tidak memiliki berkas pengangkut.
Kelompok tumbuhan tidak berpembuluh belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Contoh tumbuhan yang termasuk kelompok tumbuhan tidak berpembuluh ialah tumbuhan lumut. Ia memiliki struktur yang menyerupai akar disebut rizoid, berspora, dan berklorofil.
Baca juga: Mengenal Makhluk Hidup Kelompok Protista, Monera, dan Jamur
Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki berkas pengangkut dan sudah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tumbuhan berpembuluh disebut tumbuhan berkormus.
Tumbuhan berkormus terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok kormofita berspora dan kormofita berbiji. Kormofita berbiji mempunyai bunga dan biji.
Kormofita berspora tidak punya bunga, semisal tumbuhan paku (Pteridophyta). Tumbuhan paku memiliki ciri yaitu memiliki akar, batang, dan daun sejati; tidak berbunga; dan tidak berbiji.
Baca juga: Belajar Klasifikasi Makhluk Hidup, Takson, Kunci Determinasi
Ciri lain dari tumbuhan paku adalah daun muda yang menggulung. Daun tumbuhan paku ada yang menghasilkan spora disebut sporofil dan ada pula daun yang tidak menghasilkan spora disebut tropofil.
Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) dikelompokkan menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) punya ciri-ciri sebagai berikut.
Baca juga: Yuk Mengenal Empat Besaran Turunan
1. Berbiji telanjang karena bijinya tidak dibungkus oleh daun buah.
2. Alat reproduksi berupa bangun seperti kerucut yang disebut strobilus. Ada dua strobilus, yaitu strobilus jantan dan betina.
3. Batang besar dan berkambium.
4. Berakar tunggang dan serabut.
5. Daun selalu hijau, sempit, tebal, dan kaku. Contoh tumbuhan berbiji terbuka ialah juniper, cemara, damar, pinus, melinjo, dan pakis haji.
Baca juga: Tujuh Ciri Makhluk Hidup, Apa Saja?
Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) memiliki bakal biji atau bijinya terlindungi oleh daun buah (carpels). Daun buah dikelilingi oleh alat khusus yang membentuk struktur pembiakan yang disebut bunga. Contoh tumbuhan berbiji tertutup adalah mangga, jambu, avokad, anggur, dan nangka.
Tumbuhan Angiospermae bijinya berada di dalam struktur yang tertutup daun buah dan memiliki bunga. Tumbuhan berbiji tertutup dapat dibedakan lagi menjadi kelompok tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan kelompok tumbuhan berkeping dua (dikotil).
Tumbuhan berkeping satu (monokotil) memiliki ciri-ciri yaitu punya satu keping daun lembaga, berakar serabut, batang tidak berkambium, berkas pembuluh pengangkut tersebar, tulang daun sejajar atau melengkung, dan kelopak bunga pada umumnya kelipatan tiga.
Tumbuhan berkeping dua (dikotil) memiliki ciri-ciri yaitu punya dua keping daun lembaga, berakar tunggang, batang berkambium, tulang daunnya menjari atau menyirip, berkas pengangkut tersusun dalam satu lingkaran, dan kelopak bunga kelipatan empat atau lima.
Berdasarkan klasifikasi lima kingdom, makhluk hidup dibagi ke dalam kelompok animalia (hewan), plantae (Tumbuhan), fungi (jamur), protista, dan monera. Kelima kingdom diklasifikasi berdasarkan karakteristik yang khas dari setiap organisme-organisme yang menyusunnya.
Demikian penjelasan tentang kingdom tumbuhan yaitu tumbuhan lumut, paku, dan berbiji. Semoga bermanfaat. (Z-2)
Ingin tahu ringkasan IPA kelas 9? Berikut rangkumannya.
Apa saja garis besar pelajaran IPA kelas 8? Berikut rangkumannya.
Nah, apa saja rangkuman pelajaran IPA kelas 7 SMP? Berikut uraiannya.
KALI ini kita mempelajari pelajaran Kimia untuk siswa SMA kelas 12 atau XII. Sebelum itu, seyogianya kita mengetahui rangkuman atau garis besar pelajaran Kimia untuk kelas 12.
Kalau siswa dapat memahami, tentu menyenangkan mempelajari Kimia. Apa saja Kimia yang dipelajari para siswa di SMA kelas 11? Berikut rangkumannya.
SISWA sekolah menengah atas kelas 11 atau XI akan mempelajari pelajaran Biologi secara khusus. Ada sejumlah bab dan pembahasan dalam pelajaran Biologi yang mesti dipahami siswa SMA kelas 11.
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
Ada tiga fase yang terjadi pada tubuh saat kita sedang jatuh cinta.
Sains menunjukkan betapa luar biasa dan kompleksnya alam semesta. Semuanya menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan imajinasi manusia tidak pernah berhenti berkembang.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Kemdiktisaintek menggelar pelatihan untuk memperkuat literasi sains dan teknologi di masyarakat.
Penelitian mengungkap koloni tikus mondok tanpa bulu memiliki sistem sosial kompleks dengan peran khusus seperti pengumpul sampah dan pembersih toilet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved