Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR Lestari Moerdijat mengaku miris karena pendidikan Indonesia masih menempati peringkat terbawah dibandingkan dengan negara lain. Hal itu, kata Rerie, sapaan akrabnya, disebabkan masih adanya kesenjangan kualitas sekolah dan guru.
Rerie mengharapkan pemahaman masyarakat dan keseriusan pemerintah terkait sejumlah langkah terobosan di sektor pendidikan lebih ditingkatkan, agar kesenjangan yang terjadi dalam proses pendidikan di Indonesia dapat segera diatasi.
"Upaya pemerintah dalam membangun sektor pendidikan menghadapi banyak tantangan, salah satunya adalah kesenjangan kualitas antar sekolah maupun kualitas guru. Langkah terobosan harus segera dilakukan untuk atasi kesenjangan tersebut," kata Rerie dalam keterangan tertulis, Senin (3/7).
Baca juga: Jurnalis Sekolah Membantu Gerakan Inovasi Sekolah Berkemajuan
Berdasarkan catatan situs worldtop20.org, posisi pendidikan Indonesia berada pada peringkat 67 dari 203 negara di dunia. Karena itu, menurut Rerie, berbagai upaya yang masif harus segera dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dalam meningkatkan mutu pendidikan di tanah air.
Sesungguhnya, peluang untuk merealisasikan pemerataan mutu pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sangat terbuka.
Namun, dalam upaya pemanfaatan teknologi itu juga dibutuhkan kesiapan infrastruktur, keterampilan dan pemahaman yang baik dari para tenaga pengajar, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Baca juga: Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Guru untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bersamaan dengan upaya tersebut, tambah Rerie, upaya mengatasi sejumlah masalah dasar pendidikan seperti prasarana dan sarana yang kurang memadai, minimnya bahan pembelajaran dan pemerataan serta peningkatan kualitas tenaga pendidik juga harus konsisten dilakukan, sehingga bisa mengakselerasi pemerataan pendidikan berkualitas di Tanah Air.
“Banyaknya pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam mengatasi kesenjangan di sektor pendidikan itu juga menuntut adanya keseriusan dan kolaborasi yang kuat antara instansi dan lembaga terkait,” ujarnya.
Rerie berharap, semua upaya tersebut dilakukan secara terukur, sehingga masyarakat bisa segera menikmati pendidikan yang berkualitas secara merata di seluruh Indonesia, dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing di masa depan. (Z-6)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Usia 58 tahun menjadi bukti perjalanan panjang dedikasi dan komitmen Labschool dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
Gavin menjadi siswa pertama dari Indonesia yang berhasil meraih predikat Top In World di ujian Cambridge IGCSE.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved