Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Minggu (18/6), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menghadiri audiensi dengan perwakilan Atlas Beach Fest di Rama Room, Sheraton Kuta Bali.
Acara ini dihadiri Co-Founder Atlas Beach Fest, Ivan Tanjaya, Direktur Operasional Atlas Beach, Ben LeekCorporate Affair Atlas Beach, Alwine Brahmana, dan Sales Manager Atlas Beach Krisna.
Sandiaga Uno menyambut baik kehadiran Atlas Beach Fest sebagai beach club terbesar di dunia dan mengakui bahwa Indonesia memiliki destinasi wisata yang menarik perhatian dunia.
Baca juga: Kemenparekraf Dorong Kota Denpasar Masuk 'UNESCO Creative Cities Network'
Dalam pertemuan ini, ia mengungkapkan apresiasi atas keunikan dan daya tarik Atlas Beach Club yang mampu menarik wisatawan dari berbagai belahan dunia.
99% Pekerja di Atlas Beach Fest adalah Warga Lokal
Dengan bangga Ivan Tanjaya menyatakan bahwa 99% karyawan yang bekerja di Atlas Beach Fest adalah warga lokal, sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Sandiaga Uno juga menghargai peran Atlas Beach Club dalam mendukung sektor pariwisata Indonesia.
Ia mengakui bahwa kehadiran Atlas Beach Club memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di sekitar wilayahnya.
"Melalui penciptaan lapangan kerja, promosi produk lokal, dan menggerakkan sektor industri terkait, Atlas Beach Club telah membuktikan dampaknya yang positif," ucap Sandiaga.
Baca juga: Kemenparekraf Beri Pendampingan Kelola Sampah Plastik di 10 Desinasi Wisata
Menteri Sandiaga Uno menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia dan menarik wisatawan untuk mengunjungi negara ini.
Ia memperlihatkan dukungannya terhadap Atlas Beach Fest dan berharap dapat bekerja sama dalam menggelar acara-acara olahraga yang berkelas di fasilitas Atlas.
Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf, Dessy Ruhati, menyambut baik kehadiran Atlas Beach Fest di Bali dan berharap adanya kolaborasi dalam penyelenggaraan acara-acara olahraga di tempat tersebut.
Baca juga: Sandiaga Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Pangkalpinang Terus Berkarya dan Berinovasi
Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, seperti yang ditunjukkan oleh audiensi ini, Indonesia terus bergerak maju dalam meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya.
Atlas Beach Fest menjadi salah satu perwujudan dari potensi luar biasa yang dimiliki oleh destinasi wisata Indonesia. (RO/S-4)
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved