Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menyampaikan pentingnya soft skill kepada generasi muda agar bisa menjadi sumber daya manusia berdaya saing dan ikut berkontribusi membangun bangsa.
Hal itu disampaikan Irfan Setiaputra saat menjadi pembicara pada acara bertajuk CEO Speaks on Leadership yang diselenggarakan Binus University Business School, di Binus University, Jakarta, Rabu (12/4) malam.
Baca juga: Lulusan Perguruan Tinggi Masih Hadapi Kesenjangan Soft Skill
Irfan menekankan selain memiliki hard skill dalam bentuk kemampuan akademis, mahasiswa sebagai generasi muda dituntut tidak pantang menyerah dalam kondisi sesulit apapun.
"Jangan pernah mengeluh dan jangan menyalahkan siapa-siapa, juga tetap ceria bagaimanapun kondisi itu sulit," ujar Irfan.
Sebaliknya, ia juga mengajak para mahasiswa sebagai calon pemimpin untuk terus berkarya mulai dari bangku kuliah hingga setelah lulus perguruan tinggi.
"Teruslah berkarya untuk kepentingan bersama, dan untuk kepentingan bangsa negara. Jika ada masalah, carilah solusi atas masalah-masalah itu," ungkapnya.
Baca juga: Sarjana STIE IBS Diminta Terus Kembangkan Hard Skiil, Soft Skill, dan Literasi
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah manuver atau strategi maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang nyaris bangkrut akibat terlilit hutang hingga triliunan rupiah.
Dia mengakui dalam mengatasi itu antara lain melakukan beberapa efisiensi sebagai upaya memperbaiki kondisi perusahaan, salah satunya dengan mengurangi jumlah pegawai.
Namun, proses pemangkasan ribuan pegawai dilakukan dengan cara santun dan taat terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.
Selain itu, juga dilakukan pemotongan gaji di semua lini, termasuk direksi, komisaris, hingga pilot. Kebijakan pemotongan gaji merupakan kesepakatan bersama demi kebaikan perusahaan.
"Dengan pengurangan jumlah pegawai dan pemotongan gaji, maka biaya operasional perusahaan perlahan menurun," ucap Irfan.
Untuk itu, dia pun berpesan kepada para mahasiswa yang kelak menjadi pimpinan-pimpinan di institusi atau perusahaan, agar berani dalam mengambil keputusan untuk yang terbaik bagi sebuah tim.
"Yang juga utama dalam sebuah tim adalah pentingnya integritas," tutup Irfan. (S-2)
PADA 124 tahun yang lalu, tepatnya pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina mengumumkan kebijakan politik etis Belanda untuk rakyat kolonialnya.
Program Sinergi Mengajar terbukti mampu menjawab isu-isu ketenagakerjaan yang sebelumnya cukup dominan di area tersebut.
Soft skill dicari? Kuasai 10 skill ini & rebut peluang kerja impianmu! Tips karir sukses di era digital. Pelajari sekarang!
Bappenas menyoroti bahwa salah satu penyebab utama tingginya angka pengangguran di kalangan Gen Z adalah lemahnya kemampuan interpersonal dan komunikasi.
Guna menumbuhkan penguatan ekonomi, para santri perempuan di Aceh didorong penguasaan softskill (keahlian khusus).
Program Sahabat Inspiratif Pelindo, sambungnya, mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin ke-4 (pendidikan berkualitas).
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Penutup tahun di Braga pun menjadi simbol transisi: menoleh ke belakang untuk menghargai proses, lalu melangkah ke depan dengan optimisme menyambut 2026 dan meraih mimpi.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved