Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan 1444 H di atas kapal perang. TNI AL secara khusus mengerahkan salah satu kapal perang terbaru miliknya, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat (992) untuk kegiatan ini.
Jadilah KRI ini melakukan pelayaran perdananya dengan membawa para peserta Pesantren Kilat Ramadhan BAZNAS bertajuk Ekspedisi Ramadhan Penuh Inspirasi (Ekspresi). Dalam kegiatan selama tiga hari ini peserta tidak hanya belajar mengenai agama, namun juga diajak menjelajahi dan mengenali kapal perang tersebut.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, KRI Radjiman Wedyodiningrat merupakan kapal terbaru milik TNI AL yang baru saja diresmikan bulan lalu.
Baca juga: BAZNAS dan TNI AL Gelar Pesantren Kilat di Kapal
“Untuk pertama kalinya melakukan pelayarannya untuk Pesantren Kilat Ramadan ini,” ujarnya saat melepas kegiatan Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Kamis (6/4).
KASAL menjelaskan, KRI Radjiman Wedyodiningrat sebetulnya merupakan Kapal Rumah Sakit. Namun dalam kegunaannya, kapal tersebut juga difungsikan untuk melakukan kegiatan sosial, seperti bakti kesehatan atau kegiatan bantuan terhadap bencana.
“Di bulan penuh berkah ini, banyak orang berlomba-lomba berbuat kebaikan. Itu pulalah yang menjadi salah satu alasan TNI AL menggunakan kapal ini untuk melakukan pelayaran bersama peserta Pesantren Kilat Ramadhan BAZNAS,” ungkapnya.
Baca juga: Pembukaan Gerai Ramadan 2023, BAZNAS Berbagi Berkah Bersama Anak Yatim
Keputusan menggunakan kapal ini, menurut KASAL, dilakukan setelah pihaknya berdiskusi dengan BAZNAS soal perlunya mengadakan Pesantren Kilat Ramadhan untuk anak-anak muda.
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengucapkan terima kasih kepada KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan seluruh jajaran TNI AL yang telah memfasilitasi program pesantren kilat BAZNAS di atas kapal perang yang merupakan salah satu alutsista andalan TNI AL.
“Saya juga terenyuh karena ternyata ini adalah pelayaran perdana kapal baru ini. Diawali dengan membawa para santri pembelajar Al-Qur’an. Semoga mendapat keberkahan,” tutupnya. (RO/S-3)
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TNI Angkatan Laut segera mengerahkan sejumlah unsur dan pasukan untuk membantu penanganan bencana alam tanah longsor dan banjir di Sumut dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kapal tersebut diketahui tidak menyalakan AIS (Automatic Identification System) dan melintas di luar jalur navigasi yang semestinya, tepatnya di perairan Pulau Laut, Natuna.
TNI Angkatan Laut (AL) mengamankan dua kapal pengangkut nikel yang terindikasi melakukan pelanggaran di Perairan Mandiodo, Konawe Utara. Tujuan kapal itu PT.IMIP Morowali
Sanlat diikuti 140 peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendorong Pemprov memfasilitasi pembelajaran agama tambahan, seperti tadarus Alquran hingga pesantren kilat selama Ramadan
Membentuk pemuda yang siap menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.
Pentingnya sistem penjaminan mutu sebagai alat untuk menjaga konsistensi kualitas pendidikan pesantren
Regulasi standar mutu pendidikan nonformal pesantren terus digodok
Selain mengikuti lomba tilawah dan saritilawah, di pesantren kilat Media Group kali ini anak-anak juga diajari cara menggunakan gawai untuk kebaikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved