Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK hanya menambah cantik, kuteks atau pewarna kuku juga menambah rasa percaya diri. Bila anda bingung memilih pewarna kuku karena khawatir merusak kuku, kini ada pilihan kuteks vegan.
"Permintaan pasar terhadap produk kuku sangat besar, namun kuku kita juga butuh perawatan, bila pakai kuteks secara terus-menerus kuku bisa rusak. Untuk itu pilih produk breathable dan vegan lebih baik untuk kesehatan kuku," kata Brand Manager INGLOT Cosmetics Indonesia, Anitalia pada peluncuran Natural Origin Nail Polish Medina Collection INGLOT, di Jakarta, Kamis (6/4).
Kuteks vegan, jelas Anitalia, aman untuk kuku dibandingkan dengan jenis pewarna kuku pada umumnya. Pasalnya terbuat dari bahan-bahan alami.
Baca juga: Mahasiswi Binus Raih Juara 1 di Upcycling Design Challenge Award
Kini kuteks vegan fokus pada kesehatan kuku dengan menggabungkan beragam jenis vitamin, mineral, protein, hingga asam amino yang baik untuk kuku. "Jadi tidak hanya pewarna saja tapi juga sebagai perawatan," ujar Anitalia.
Selain vegan, kuteks dengan klaim breathable memungkinkan pergerakan alami minyak untuk keluar masuk ke dalam pori-pori. Ini artinya, kuku akan tetap terhidrasi dan sehat.
Baca juga: Le Minerale dan Cosmonauts Luncurkan Koleksi Baju dari Botol Daur Ulang
Dalam rangka Ramadan, jenama kecantikan asal Polandia ini merilis kuteks terbaru dari seri Natural Origin Nail Polish, yakni Medina Collection yang terdiri dari dua warna dan satu base coat. Seri yang terinspirasi dari warna sentuhan Timur Tengah itu terbuat dari bahan alami seperti gula, tebu, jagung, dan buah bit.
Beberapa bahan seperti fucus oil, vitamin A, C, dan F, serta asam amino juga terkandung dalam kuteks breathable dan bersertifikasi halal ini.
"Selain vitamin yang menyehatkan, fucus oil terbuat dari rumput laut untuk menengkan kuku pecah-pecah, dan asam amino untuk memperbaiki kuku yang rusak," imbuh Anitalia. (Ant/Z-3)
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved