Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITEKNIK di lingkup Kementerian Pertanian kembali membuka penerimaan mahasiswa baru pada 2023.
Diketahui, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian membawahi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangantan) dan Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) yang tersebar di tujuh wilayah di Indonesia, yaitu Polbangtan Medan, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Polbangtan Malang, Polbangtan Gowa, Polbangtan Manokwari, dan PEPI di Serpong.
Pada tahun ini penerimaan mahasiswa baru Politeknik lingkup kementerian pertanian membuka tiga jalur pendaftaran antara lain, jalur undangan dan tugas belajar; jalur Umum dan kerja sama; dan jalur POSKM (Prestasi, Olahraga, Seni, Keilmuan, Bakat)
Baca juga : Kementan Berdayakan Milenial Demi Perkuat Generasi Penerus Perkebunan
Pendaftaran untuk jalur undangan dan tugas belajar dibuka dari 6-26 Maret 2023. Kemudian untuk jalur umum dan kerja sama dimulai dari 10 April hingga 7 Mei 2023. Sedangkan pendaftaran jalur POSKM dimulai dari 5 hingga 8 Juni 2023.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru sudah sepenuhnya terpusat melalui portal pmb.pusdiktan.id.
Baca juga : Poltekpar Prima Internasional Raih Penghargaan LL Dikti Wilayah IV
"Kami siap menerima putra putri terbaik bangsa dengan fasilitas sarana pembelajaran agribisnis hulu hingga hilir yang sangat memadai,” kata Santi, melalui keterangannya, Selasa (28/3).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan untuk mendukung pembangunan pertanian diperlukan sumber daya manusia pertanian yang berkualitas, andal, berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis, sehingga pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian akan mampu membangun usaha tani yang berdaya saing tinggi.
"Salah satu upaya regenerasi SDM pertanian, khususnya pelaku utama dan pelaku usaha melalui pendidikan vokasi. Polbangtan dan PEPI sebagai pelaksana pendidikan vokasi merupakan pabrik pencetak generasi milenial yang harus terus melakukan inovasi sebagai modal mahasiswa ketika terjun ke masyarakat," kata Syahrul, melalui keterangannya, Selasa (28/3).
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan pendidikan vokasi menjadi jawaban atas kebutuhan SDM pertanian yang andal, dengan menyatukan antara kemampuan intelektual dengan pengembangan karakter.
“Kekuatan karakter sangat penting, karena akan membuatnya menjadi seorang yang kuat, mampu bertarung dan mampu mencari jalan keluar terhadap segala tantangan yang ada,” jelas Dedi. (Z-5)
Masa depan pertanian Indonesia berada di pundak anak muda
Melalui SDM berkualitas, pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian akan mampu membangun usaha tani yang berdaya saing tinggi.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.
Kunjungan mahasiswa Polbangtan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta pengembangan praktik pertanian modern.
Program YESS mengusung sejumlah kegiatan seperti pelatihan, Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP), permagangan, dan pendampingan usaha.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispartan Tidore, Irma Arsyad mengatakan bahwa pihaknya merasa senang, karena dapat belajar mengadopsi ilmu pengetahuan tentang SGH.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keterlibatan petani muda dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia merupakan faktor penentu keberlanjutan pangan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved