Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pembina Ikatan Mahasiswa Keperawatan, Sumatra Barat, menyatakan nasib tenaga kesehatan, terutama perawat dan bidan perlu terus diperhatikan. Keberadaan mereka baru dirasakan seluruh pihak saat penyebaran Covid-19 berada di puncaknya.
"Namun, kita lupa menanyakan berapa gaji yang mereka terima selama ini, masuk kategori layak atau tidak," ujar Arif anggota Dewan Pembina Ikatan Mahasiswa Keperawatan, Sumbar, dalam pesan Whatsappnya, Jumat (24/2/2023).
Ia mengungkapkan, bahkan ada perawat dan juga bidan yang harus digaji oleh karyawan atau sesama perawat, yang ikut iuran membayar gaji perawat yang tidak memperoleh gaji. Ini terjadi karena tidak adanya anggaran untuk membayar gaji.
"Kita diberikan pelajaran besar pada situasi Covid-19 puncak-puncaknya. Perawat itu sangat penting sekali," kata Arif.
Perjuangan nasib perawat, kata alumnus S2 Manajemen Administrasi Rumah Sakit ini, tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apalagi, masalah ini menurutnya juga dialami di level kabupaten/kota. Kata dia, sesungguhnya banyak permasalahan di dunia kesehatan, terutama nasib perawat yang lupa diperhatikan.
"Sulitnya penyerapan tenaga kesehatan menjadikan perawat tidak punya pilihan, sehingga banyak yang memilih bekerja di puskemas dengan gaji kecil," kata dia.
Atas itu, Arif menilai harus ada perawat yang berjuang di legislatif agar aspirasinya diperhatikan. Ia pun memilih berjuang di jalan tersebut, agar nasib teman-teman perawat tidak berhenti menjadi perbincangan saja, tetapi ada yang memperjuangkan di badan anggaran legislatif.
"Jalan yang saya pilih ini agar berdampak langsung terhadap dunia kesehatan. Terutama perjuangan terhadap nasib perawat yang selama ini belum memperoleh kelayakan," tandas Arif yang juga Ketua DPP Alumni STIKES YPAK Padang. (OL-13)
Baca Juga: Imunisasi Dengue Bisa Cegah Anak Alami Gejala Berat DBD
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
UPAYA percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas nasional yang menuntut kerja sama lintas sektor, termasuk tenaga kesehatan di tingkat lapangan.
Peran Strategis Bidan Sebagai Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
BIDAN memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping utama bagi ibu dan keluarga dalam setiap fase kehidupan anak.
Gizi tidak tercukupi, perawatan kurang optimal, serta minimnya stimulasi pada masa 1.000 HPK dapat menyebabkan stunting dan gangguan perkembangan otak.
Inovasi ini berangkat dari keprihatinan atas masih tingginya angka kematian ibu, bayi, serta kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rumbai pada tahun sebelumnya.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved