Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk kegiatan penanganan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
"Upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah stunting dan kemiskinan ekstrem adalah dengan memaksimalkan pemanfaatan dana desa dan APBD yang tersedia," kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menko PMK menjelaskan bahwa terdapat tiga prioritas dalam penggunaan dana desa yaitu ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, dan penurunan stunting.
Dengan demikian, kata dia, dana desa seharusnya bisa dioptimalkan untuk penanganan masalah stunting dan kemiskinan ekstrem bahkan bisa juga dilakukan melalui program padat karya dana desa, baik dari segi intervensi spesifik yaitu pemenuhan gizi maupun intervensi sensitif seperti sanitasi.
"Misalnya, dana desa dapat dialokasikan dalam rangka memberikan bantuan bagi masyarakat miskin untuk memelihara ayam, dagingnya bisa untuk makan, kalau ayamnya bisa bertelur, telurnya juga bisa untuk makan, sekaligus merealisasikan ketahanan pangan," katanya.
Kemudian terkait program padat karya dana desa, menurut dia, bisa dilakukan untuk membuat sesuatu yang bermanfaat seperti pembangunan sarana prasarana jamban, MCK, dan sarana air bersih.
"Sasaran padat karya bisa untuk membangun MCK, jamban perorangan atau jamban bersama. Dikerjakan masyarakat sekitar sekaligus mendapatkan upah, dan hasilnya bisa dinikmati bersama-sama. Dengan begitu target ketiganya bisa dipenuhi sekaligus dengan memanfaatkan dana desa," katanya.
Baca juga: Kemenko PMK Tekankan Pentingnya Generasi Muda dalam Penguatan GNRM
Menko PMK juga mengatakan bahwa masalah stunting dan kemiskinan ekstrem pada saat ini menjadi salah satu permasalahan yang dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan. Oleh karena itu, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi program prioritas pada tahun 2023.
"Program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif seluruh pihak," kata Muhadjir.
Menurut dia, permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrem merupakan dua hal yang saling beririsan.
"Penyebab stunting dilatarbelakangi oleh fenomena kemiskinan ekstrem seperti kendala dalam mengakses kebutuhan dasar, akses air bersih, fasilitas sanitasi, dan lainnya," kata dia. (OL-17)
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved