Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAHANA Visi Indonesia (WVI) bersama Divers Clean Action (DCA) menyelenggarakan seminar bertema “Kolaborasi Pemerintah Daerah, Komunitas dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengurangan Sampah”. Seminar ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang juga didukung Direktorat Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Seminar tersebut bertujuan untuk membagikan pembelajaran program PHINLA yang telah memberikan dampak positif pada pengelolaan sampah baik dari sisi lingkungan hidup maupun perekonomian warga.
PHINLA merupakan program yang dikelola oleh WVI untuk mengembangkan mata pencaharian bagi penduduk yang terkena dampak kemiskinan melalui sistem pengelolaan sampah multisektoral. Terdapat tiga negara yang menjalankan program tersebut yakni Filipina, Indonesia dan Sri Lanka dan didukung oleh pemerintah Jerman.
Program tersebut sudah berjalan selama kurang lebih 3 tahun dan telah melakukan pendampingan terhadap warga di Jakarta Utara dan Jakarta Timur yang meliputi Cipinang Besar Selatan, Marunda, Cilincing, Semper Barat dan Penjaringan. Di lima wilayah binaan tersebut, program PHINLA mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dan komunitas.
Dampak yang diterima masyarakat juga beragam. Mulai dari peningkatan jumlah warga yang melakukan pemilahan sampah dan bergabung menjadi nasabah bank sampah. Dari 822 nasabah di pertengahan 2021, bertambah menjadi total 1.834 nasabah pada akhir 2022. Kemudian, jumlah rumah memilah sampah (sesuai Pergub DKI nomor 77 Tahun 2020) juga naik dari 634 rumah di Januari 2022, menjadi total 1.437 rumah pada November 2022.
Lalu, dana tabungan warga yang dikelola bank sampah juga mengalami peningkatan dari Rp9.921.000 di pertengahan 2021, menjadi total Rp25.504.000 pada Desember 2022.
Seminar tersebut menghadirkan beberapa pembicara yakni Kasubdit Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah KLHK RI Ujang Solihin Sidik, Direktur Eksekutif DCA Swietenia Puspa Lestari dan Marcell Sinay perwakilan dari pihak WVI.
Ujang Solihin menyarankan masyarakat tidak menggunakan satu cara untuk mengurus sampah, melainkan berbagai macam alternatif yang ada.
“Urusan sampah plastik jadi urusan global. Semua lapisan masyarakat harus ikut bekerja sama,” ujar Ujang.
“Pihak kami pun ikut berupaya dalam sisi regulasi, meningkatkan sarana dan prasarana, hingga mengenalkan teknologi-teknologi yang ada,” lanjutnya.
Menurutnya, cara yang paling efektif adalah dengan menyelesaikan masalah dari sumber timbulnya sampah tersebut.
Dari pihak WVI, Marcell mengungkapkan betapa mudahnya untuk tergabung dalam program bank sampah tersebut.
“Pertama Anda harus mencari di sekitar tempat tinggal untuk bank sampah, kemudian mengunjungi pengurusnya untuk mengisi data sederhana lalu menyetorkan sampah Anda,” tuturnya.
Kemudian, Direktur Eksekutif DCA Swietenia mengungkapkan keberhasilan PHINLA tidak lepas dari peran serta masyarakat yang menjadi local champions dalam mengedukasi dan menggerakkan komunitas di sekitarnya untuk ikut serta dalam usaha pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.
Direktur Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ir. Sinta Saptarina Soemiarno juga turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena menjadi pelopor dalam penerbitan kebijakan pengelolaan sampah hingga tingkat tapak (Rukun Warga) yaitu melalui Peraturan Gubernur Nomor 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga dan juga Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2021 tentang Bank Sampah.
Hal ini bisa menjadi contoh bagi Pemerintah Daerah lainnya untuk dapat diikuti, karena edukasi kepada masyarakat tidak cukup jika tidak diperkuat dengan adanya kebijakan.(OL-5)
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Program Waste to Empower diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank sampah hingga 30%.
Bank Sampah Unit Dabaresih (Dago Barat Resik Hejo) mendapat dukungan dari PT Pegadaian Kanwil Bandung
Bank Sampah Gemilang yang berlokasi di Kelurahan Kubu Marapalam, Padang Timur, terus berinovasi mencari solusi atas persoalan sampah plastik.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved