Rabu 25 Januari 2023, 19:34 WIB

Cucun Syamsurijal Lulus Cumlaude Sidang Doktor di Unpad

mediaindonesia.com | Humaniora
Cucun Syamsurijal Lulus Cumlaude Sidang Doktor di Unpad

Ist
Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengikuti sidang promosi doktor di Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa (24/1).

 

KETUA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal lulus dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor untuk Bidang Ilmu Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Dalam sidang tersebut, Cucun yang dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude itu mempresentasikan disertasinya yang berjudul 'Efektivitas Pengelolaan APBN dengan Menggunakan Kebijakan Automatic Stabilization dalam Menghadapi Krisis'.

Di hadapan tim promotor yang diketuai Yogi Suprayogi Sugandi SSos MA PhD, Cucun mempertahankan disertasinya. Dia menjelaskan, ketika kondisi ekonomi menghadapi turbulensi, pemerintah bisa merespons turbulensi tersebut melalui kebijakan countercyclical.

"Terdapat dua pendekatan countercyclical yang bisa digunakan oleh pemerintah yaitu kebijakan diskresi dan kebijakan automatic stabilization," jelas Cucun dalam keterangan yang diterima, Rabu (25/1).

Cucun mengatakan, Indonesia pernah mengalami empat kali siklus bisnis yang memengaruhi stabilitas ekonomi secara signifikan, bahkan satu di antaranya berujung pada krisis politik yang mengakibatkan tumbangnya rezim pemerintahan Orde Baru.


Baca juga: Konferensi Waligereja Indonesia Sebut Hadi Tjahjanto Bekerja Pakai Hati


Adapun empat krisis yang dimaksud ialah krisis ekonomi pada 1980-an yang disebabkan berakhirnya 'booming' minyak bumi, kemudian terjadi pada 1997-1998 dan 2008 yang disebabkan subprime mortgage di Amerika Serikat. Dan yang mutakhir pada 2020 lalu akibat pandemi covid-19.

Berdasarkan pengalaman tersebut, untuk meredam efek buruk siklus bisnis dan krisis ekonomi diperlukan intervensi pemerintah dengan membuat kebijakan stimulus fiskal yang diharapkan mampu memulihkan ekonomi dari masa krisis dan tidak berdampak negatif terhadap kualitas kehidupan secara luas.

Cucun mengklaim, berdasarkan kajian empiris dan teoritis yang dilakukan, terdapat beberapa hal penting yang harus menjadi catatan dan pertimbangan pemerintah yang bisa dijadikan modal dalam menghadapi potensi terjadinya krisis di masa yang akan datang.

"Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan fiskal automatic stabilization efektif digunakan untuk menghadapi krisis ekonomi. Ketika kondisi ekonomi mengalami resesi, kebijakan automatic stabilization mampu secara efektif mendorong pertumbuhan ekonomi naik sampai ke garis potensialnya," pungkasnya. (RO/OL-16)

Baca Juga

Ist/Instagram

Hidrasi Maksimal, Kulit pun Sehat dan Kenyal

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 19:31 WIB
Meskipun tingkat kelembapan udara cukup tinggi, secara umum kulit penduduk Indonesia cenderung kering karena sering terpapar AC pada...
MI/RAMDANI

Festival Kopi Nusantara Resmi Ditutup

👤Ihfa Firdausya 🕔Jumat 03 Februari 2023, 19:21 WIB
Setelah dibuka oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Festival Kopi Nusantara ditutup oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi...
ANTARA/ Rosa Panggabean

Pecinta Lingkungan Bentengi Kepulauan Seribu

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 19:18 WIB
SEJUMLAH pecinta lingkungan membentengi daratan Kepulauan Seribu dengan menanam mangrove di Tanjung Rengge, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya