Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Effendi mendorong pemerintah provinsi untuk mengkaji ulang biaya operasional sekolah jenjang SMA/ SMK. Pasalnya, sekolah tidak diperbolehkan menarik pungutan dari orang tua murid untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya.
"SMA dan SMK ada dalam kewenangan (pemerintah) provinsi. Mestinya pemerintah provinsi juga menghitung biaya operasional sekolah. Sehingga BOS dan tunjangan dari pemerintah provinsi bisa mencukupi," ujarnya kepada Media Indonesia, Sabtu (14/1).
Berdasarkan riset MGN, sekolah-sekolah khususnya SMA Negeri di Bekasi, Jawa Barat (Jabar) mengalami kesulitan biaya operasional dan gaji guru honorer. Hal itu lantaran adanya SK Gubernur Jabar yang tidak memperbolehkan sekolah menarik pungutan.
Dalam aturan Kemendikbud-Ristek, sekolah memang dilarang menarik pungutan. Akan tetapi pungutan boleh dilakukan oleh Komite Sekolah yang justru ditentang oleh orang tua siswa.
Menurut politisi Demokrat itu, bila pemerintah provinsi benar-benar mengkaji biaya operasional secara tepat atau sesuai kebutuhan, maka tidak ada pungutan lagi. Pihak sekolah pun tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya yang selama ini tidak ter-cover BOS. "Ya agar sekolah tidak mencari cari tambahan melalui pungutan," imbuhnya.
Pemerintah provinsi yang memiliki kewenangan terhadap jenjang pendidikan SMA/ SMK diharapkan benar-benar memperhatikan kebutuhan sekolah. Aturan yang ditetapkan pun hendaknya membantu pihak sekolah agar sejalan dengan arahan pemerintah pusat. (OL-12)
Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima ingatkan pemerintah bahwa WFH satu hari bukan solusi tunggal hemat BBM.
Legislator PDIP Harris Turino mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan menjaga integritas di tengah tantangan ekonomi pada momen Idulfitri 1447 H.
Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menolak keras wacana sekolah daring untuk penghematan BBM. Ingatkan dampak buruk 'learning loss' dan penurunan karakter siswa.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR dan Menteri Agama imbau masyarakat jaga toleransimeski ada perbedaan lebaran
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved