Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN terhadap korban gempa Cianjur, Jawa Barat masih terus mengalir. Salah satunya adalah bantuan dari Politeknik Sahid, yang berkesempatan menyalurkan bantuan bagi para korban gempa yang menewaskan ratusan orang dan warga yang kehilangan tempat tinggal.
Saat Ini program pemulihan terus dilakukan oleh pemerintah setempat dengan stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat bahu membahu untuk Cianjur cepat bangkit dan pulih.
Sebagai Perguruan Tinggi Vokasi di bidang Pariwisata, Politeknik Sahid turut serta membantu korban gempa di Cianjur tepatnya pada tanggal, 27 Desember 2022 – melalui Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Alam (BKPBA) Politeknik Sahid.
"Kami menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sekolah anak-anak, memberikan edukasi cara menghias donat dan juga trauma healing kepada anak anak di Desa Keramat Kabupaten Cianjur-Jawa Barat. Adapun bantuan yang disalurkan berupa: Tas, tempat pensil, ballpoint, rautan, penghapus dan buku tulis," kata Ujang Ismanto, Bagian Kemahasiswaan Politeknik Sahid dalam keterangan pers nya, Senin (2/1/2023).
Selain itu bentuk dukungan dari Politeknik Sahid terhadap korban gempa di Cianjur lanjut Ujang bukan kali pertama dilakukan. Bulan lalu tanggal 29 November 2022 juga menyalurkan bantuan di Desa Mangunkerta Kec. Cugenang Kabupaten Cianjur Jawa Barat.
"Bantuan yang diberikan berupa Kebutuhan Bahan makanan dan perlengkapan balita serta anak-anak seperti pampers dan sereal," ujarnya seraya diamini oleh Direktur Politeknik Sahid - Assoc. Prof. Dr. Nenny Wahyuni, S.E.,M.M. yang senantiasa mendukung serta mendorong kegiatan kampung Cekattan untuk membantu korban bencana alam di Indonesia.
Sementara, Dr. Suci Sandi Wachyuni, S.TP.,M.M. selaku Kepala Biro Penjaminan Mutu sekaligus sebagai Kepala BKPBA Politeknik Sahid mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kepada saudara saudara kita yang terdampak bencana serta sebagai bentuk TRIDHARMA Perguruan Tinggi untuk membantu menyelesaikan permasalahan bangsa dan berperan serta dalam program Kampung Cekattan (Cepat, Tanggap, Kolaboratif untuk Bangkit dan Tangguh Bersama) yang diluncurkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
"Semoga bantuan yang kami lakukan dapat meringankan beban saudara saudara kita di Cianjur khususnya anak anak dengan harapan mengurangi bahkan menghilangkan syok atau traumanya akibat bencana yang dialaminya," Kata Suci Sandi Wachyuni. (OL-13)
Baca Juga: Lingkungan Pendidikan Belum Bisa Diandalkan Cegah Kasus Perundungan
Penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang pindah dari tenda ke hunian sementara (huntara) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Desa Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang.
Ibas mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap agar pengungsi tidak terlalu lama berada di tenda darurat.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
WARGA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan ini merasakan beberapa kali gempa bumi dengan kekuatan di atas 4 magnitudo.
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved