Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KALBIS Institute menggelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana. Setelah 2 tahun dilaksanakan secara daring akibat pandemi, Kalbis Institute kembali melaksanakannya secara luring dengan penerapan protokol kesehatan. Pada wisuda tahun ini Kalbis Institute mengangkat tema “Equipping Future Leaders with Hearts and Minds”.
Tema itu dipilih karena harapan besar yang Kalbis Institute berikan kepada para wisudawan agar mereka mampu menjadi pemimpin di masa depan. Tidak cukup sampai di situ, melalui tema ini pula Kalbis Institute berharap agar lulusannya mampu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat banyak.
Diselenggarakan di Maria Convention Hall, Kalbis Institute turut hadir Noviyanto., S.T., M.Msi., selaku Kepala Bagian Umum Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III dan Drs Burhanudin, selaku Bupati Belitung Timur.
Pada wisuda kali ini Kalbis Institute meluluskan 473 wisudawan yang terdiri dari 39 wisudawan Program Studi Magister Manajemen, 102 wisudawan Program Studi Manajemen, 54 wisudawan Program Studi Akuntansi, 143 wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi, 52 wisudawan Program Studi Sistem Informasi, 24 wisudawan Program Studi Desain Komunikasi Visual, dan 59 wisudawan Program Studi Informatika.
Terbagi atas 239 wisudawan pria, dan 234 wisudawan wanita, pada kesempatan wisuda kali ini IPK tertinggi diraih oleh wisudawan dari Program Studi Magister Manajemen dengan IPK 4.00. Tidak sampai di situ, para wisudawan ini pun telah banyak yang bekerja dimana 68% telah bekerja sebagai karyawan swasta, 20% sebagai wirausaha, dan sisanya bekerja di instansi pemerintah, dan ada sebagian yang melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3.
“Kalbis Institute melantik para wisudawan dengan harapan bahwa wisudawan menjadi pemimpin yang tidak gugup dan tidak gagap menghadapi masa immersive technology di mana dunia usaha dan dunia industri akan mengalami perubahan yang lebih cepat dari sebelumnya. Pemimpin ini harus siap dan sigap dengan segala situasi dan mendasarkan segala tindakan serta keputusan dengan tingkat intelektual dan karakter yang telah bertransformasi menjadi para intelek yang cerdik dan berkarakter mulia sesuai dengan tagline Kalbis Institute yaitu transforming hearts and minds. Hal ini kita lakukan semata-mata sebagai bentuk pengabdian dan dedikasi kepada bangsa dan negara Indonesia menuju Indonesia Emas 2045” Ujar Naik Henokh Parmenas, Rektor Kalbis Institute
Hal senada juga disampaikan oleh Noviyanto., Kepala Bagian Umum Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III dan Burhanudin, Bupati Belitung Timur yang berharap lulusan Kalbis Institute mampu memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa Indonesia kedepannya. (RO/OL-7)
Imam aktif bekerja di sektor keberlanjutan sebagai Sustainability & Communication Specialist di industri daur ulang sampah plastik.
Wisuda merupakan momentum penting dalam perjalanan akademik lulusan. Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat, bangsa, dan agama.
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Sebanyak 30 pemimpin muda dari Singapura dan Indonesia berkumpul di Singapura pada Januari lalu dalam program BRIDGE yang digagas Singapore International Foundation.
Banyak pemimpin yang terkadang merasa ragu terhadap kemampuan diri sendiri, terutama ketika harus menghadapi keputusan yang sulit dan bekerja sama dengan rekan kerja.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved