Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) masih menunggu arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) terkait adanya temuan kasus penyakit menular Mgen atau Mycoplasma genitalium yang saat ini sedang menggempur Inggris.
Sebanyak 311 ribu orang terkonfirmasi mengidap penyakit menular tersebut. Sementara di Indonesia kasus tersebut belum ditemukan dan Kemenkes masih menunggu arahan WHO untuk penanggulangan dan pencegahannya.
"Hingga kini belum sampai ke Indonesia, saat ini juga belum ada laporan kasus dan kita tunggu sikap dari WHO," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Kamis (8/12).
Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Mgen adalah penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan infeksi pada semua jenis kelamin. Mgen dapat menginfeksi serviks (mulut rahim), di dalam penis (uretra) atau rektum.
Penyebaran bakteri tersebut melalui kontak seksual tanpa pengaman oleh orang yang terinfeksi. Hingga kini peneliti juga masih melakukan penelitian apakah penyakit ini dapat menyebar dari seks oral atau tidak.
"Seseorang dengan Mgen dapat menularkan infeksi kepada orang lain bahkan ketika mereka tidak memiliki tanda atau gejala," tulis penjelasan CDC.
Baca juga: Penyakit Menular Seksual Bahayakan Janin
Gejala yang ditimbulkan antara lain keputihan, sensasi terbakar saat buang air kecil dan lainnya. Jika tidak diobati, Mgen dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen pada wanita, termasuk penyakit radang panggul.
Pembentukan jaringan parut yang menyumbat saluran tuba, kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), infertilitas (tidak bisa hamil), dan nyeri panggul/perut jangka panjang.
Bagi wanita yang sudah hamil, Mgen mungkin berhubungan dengan persalinan prematur (dini) atau keguguran. Sementara bagi laki-laki masih diteliti terkait dampak jangka panjangnya.(OL-5)
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
AMERIKA Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Kamis 22 Januari 2026. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden bernomor 14155 yang dirilis pada 20 Januari 2025.
BILL Gates bebicara soal tudingan keterlibatannya dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Nama Bill Gates muncul dalam Epstein Files dan disebut terkena penyakit menular seksual.
kasus Jeffrey Epstein atau Epstein Files yang baru saja dirilis, menyebut ada informasi yang menyebutkan Bill Gates terkena penyakit menular seksual
MELINDA Gates akhirnya berbicara secara terbuka tentang berkas Jeffrey Epstein dan Epstein Files nama suaminya Bill Gates disebut dalam halaman berkas tersebut
Dari 356 ribu ODHIV tersebut, sekitar 67 persen atau 239.819 orang sedang dalam pengobatan dan sekitar 55 persen atau 132.575 virusnya tersupresi.
Di tengah berkembangnya hubungan sosial dan percakapan terbuka mengenai seksualitas, remaja kini lebih sering terpapar pada informasi tentang penyakit menular seksual (PMS).
Ada sejumlah perbedaan antara sifilis dan Gonore yang keduanya merupakan penyakit menular seksual. Itu bisa dilihat dari gejala, efek pada orang yang terkena serta pengobatannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved