Rabu 07 Desember 2022, 13:39 WIB

Mahasiswa Polteksos Buat Senyum Para Korban Bencana Gempa di Cianjur 

mediaindonesia.com | Humaniora
 

LUAR biasa, inilah kata pertama dan seterusnya harus diucapkan untuk para mahasiswa Poltekesos di daerah bencana Cianjur, daya tahan, daya juang, dan militansi menjelajahi daerah daerah terkena bencana, menjelajah hutan dan gunung untuk meyampaikan dan memastikan sebuah kata korban bencana, terdata, tertangani, dan terselesaikan.

Banyak ragam kegiatan yang dilakukan mulai dari mendata, mendampingi, mengajak dan membangkitkan semangat kekuar dari trauma bencana. Para mahasiswa dengan pengetahuan yang dimiliki dan dipelajari di kampus, langsung dipraktekkan.

Peran mereka begitu terasa, bahkan ada satu Kelapa Desa, dari Cijedil merasa terbantu dengan para mahsiswa ini.

Para mahasiswa  sudah membantu secara administrasi saat aparat desa lainnya tidak mampu berbuat karena jug korban bencana.

Di desa lain para mahasiswa mendampingi ibu-ibu untuk bisa mandiri memasak tanpa tergantung oada dapur umum, sebagian lagi para mahasiswa dengan pendampingan dari dosennya, membuat anak anak tetap sekolah di tenda pengungsian.

Inilah potret yang terekam saat tim media massa turun ke lapangan atas penugasan dari Kementerian Sosial di seluruh pelosok daerah bencana.

Baca juga: Human Initiative Salurkan Bantuan untuk 17.865 Warga Korban Gempa Cianjur

Tim media massa Kemensos melihat bagaimana para mahasiswa melakukan asesmen, untuk program penguatan pemberdayaan masyarakat di daerah bencana, melalui daya dorong penguatan ekonomi keluarganya.

Keinginan pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat bangkit dari bencana, tidak sekedar sebuah ucapan saja, tetapi bagaimana dibangun daya tahan dan daya juang masyarakat untuk berdiri dan mandiri di atas kekuatan dirinya.

Bantuan berbagai pihak hanyalah sebuah jembatan, memperlancar bagi masyarakat untuk bisa berdiri dan mandiri.

Menurut seketaris Program Pendidikan Pekerjaa  Sosial, DR. Denti Kardenti para mahasiswa Poltekesos, bertarung dengan situasi yang porak poranda, menerjang sungai, menembus keterisolasian karena tanah longsor, demi meyakinkan bantuan sampai ke tangan korban bencana.
Cianjur adalah sebuah wilayah dengan geografis yang beragam, ada dataran, hutan, gunung. 

Ketua Program Pendidikan Pekerjaan Sosial, Dr. Aep Rusmana, mengatakan sebenarnya para mahasiswa prodi pekerjaan sosial angkatan
2019 sedang melakukan praktikum komunitas di Kabupaten Cianjur, dimulai 2 minggu sebelum terjadinya bencana.  

Dengan terjadinya bencana, kegiatan direformulasi ke arah tanggap darurat bencana, dari 21 November hingga 8 Desember 2022.

Para mahasiswa bersama dosen pembimbing melaksanakan kegiatan pendataaan rumah kategori rusak berat, sedang dan ringan.

Mahasiswa juga membantu pendataan dan pendistribusaan bantuan, operasional dapur umum lapangan dan layanan dukungan psikososial. Kegiatan ini berkoloborasi bersama sentra Kemensos, kementerian dan lembaga di luar Kemensos, Tagana, Tenaga Kesejahteraan Sosial kecamatan, organisasi sosial, serta relawan yang ada di kabupaten dan kota Jawa Barat dan di luar Jawa Barat.

Menurut Kepala Desa Gasol, pada diri mahasiswa ini seolah ada kata sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang, maju terus untuk meyakinkan, menjamin bantuan logistik, bantuan sosial lainnya menjangkau kepada para korban bencana di berbagai pelosok wilayah terdampak bencana.

Militansi para mahasiswa juga terlihat saat mereka bekerja, sampai larut malam untuk memastikan bantuan  untuk korban bencana ini tepat sasaran, tepat manfaat, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat kebutuhan.

Pantang tugas tak tuntas, adalah kata yang pantas untuk menggambarkan gerak kerja, dedikasi, tanggung jawab para mahasiswa. Mereka adalah pejuang kemanusiaan yang pantas dicatat dengan tinta emas.

"Semoga Tuhan yang Maha Esa, melindungi, menjaga para petarung dan pejuang kemanusiaan ini," ungkap seorang ibu renta dari  Cugenang. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Kereta Panoramic akan Beroperasi Kembali pada Februari

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 29 Januari 2023, 16:23 WIB
Diketahui, kereta panoramic resmi berhenti beroperasi pada 9 Januari 2023 lalu, untuk proses evaluasi terhadap pola pengoperasian...
MI/HO

Tuan Guru Dorong Pembangunan Daerah Melalui Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 14:03 WIB
TUAN Guru dorong Majelis Taklim meningkatkan solidaritas dan menjaga ketahanan keluarga secara utuh dan solid yang berdampak pada mutu dan...
Dok. BRI

BRI Resmi Luncurkan Program BFJ 2023

👤Akhmad Mustain 🕔Minggu 29 Januari 2023, 12:50 WIB
Setelah sukses dengan tiga gelombang awal, BRI resmi meluncurkan Program BRI Fellowship Journalism 2023 Bacth 4 (BFJ...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya