Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN plester jerawat alias acne patch tak begitu efektif untuk menyembuhkan jerawat. Dokter Spesialis Kulit lulusan Universitas Indonesia Dr. Margaretha Indah Maharani, SpKK, FINSDV, FAADV menyampaikan itu.
Menurut Margaretha, jerawat tidak cukup berkurang usai menggunakan acne patch sehingga penggunaannya dia anggap tidak efektif. "Saya belum baca literatur ilmiahnya. Namun rasanya manfaatnya tidak banyak," jelas Rani saat dijumpai di Jakarta Selatan, Kamis (1/12).
Kendati demikian, Rani tetap memperbolehkan pasiennya untuk menggunakan acne patch. Soalnya, dengan menutup jerawat menggunakan acne patch, mereka pun jadi dapat meminimalisasi sentuhan pada jerawatnya.
"Jadi kalau tergoda mau pegang, pakai saja acne patch-nya. Kalau menurut saya, jangan berharap sembuh seutuhnya. Namun itu akan mengurangi perasaan ingin mencet," sambungnya.
Jika ingin memakai acne patch, Rani mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan acne patch setiap hari dan dalam jangka waktu yang lama. Dalihnya, penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
"Tips dari saya jangan dipakai seharian. Acne patch ini kan lengket, nyabutnya susah. Kalau kita cabut, sebenarnya lapisan atas
kulit kita hilang. Besok tempel lagi, hilang lagi. Akhirnya lama-lama lecet, iritasi," papar Rani.
"Kalau sesekali boleh. Buat nutupin jerawat di tempat yang ganggu banget boleh. Namun perlu diingat ini bisa menimbulkan efek
samping," pungkasnya. (Ant/OL-14)
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Marshant hadir dengan fokus pada sains, inovasi, serta pengembangan produk secara in-house.
Menurut dr. Donna, perawatan kulit tidak hanya sebatas membuat kulit tampak cerah, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan alami kulit.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Dengan mengutamakan keseimbangan bahan aktif yang purposeful, produk Sungboon Editor dirancang untuk menjaga vitalitas kulit.
Kini, fokus perawatan tidak hanya pada mengurangi tanda penuaan, tetapi juga memperkuat kondisi kulit dari dalam agar tetap sehat, kenyal, dan bercahaya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
MK SKIN resmi meluncurkan Gold Makeup Series, lini makeup yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang mengutamakan efektivitas dan kenyamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved