Selasa 15 November 2022, 11:15 WIB

Stroke Mulai Serang Pasien Usia Muda

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Stroke Mulai Serang Pasien Usia Muda

Pexels
Ilustrasi

 

AHLI bedah syaraf Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga-RS Dr Soetomo Asra Al Fauzi menyebut gangguan neurologi, seperti stroke, mulai merambat ke warga berusia muda.

"Harus saya sampaikan bahwa, khususnya stroke, angkanya selalu meningkat, bahkan bergeser ke usia muda, dan tercatat bahwa stroke dan kelainan jantung adalah penyebab nomor satu kematian di Indonesia," kata Asra dalam pertemuan forum Neuroscience20 (N20).

Di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Asra menuturkan penyakit stroke, yang umumnya dialami pasien usia 50-60 tahun, kini menjangkit masyarakat usia 40 tahun, dengan kondisi itu sempat dialami sejumlah negara G20 lebih dari 20 tahun lalu.

Baca juga: Menkes: Mencegah Stroke Lebih Baik dengan Hidup Sehat

"Tingkat kematian, saya belum tahu datanya, tetapi kecenderungan usia lebih muda yang kena stroke semakin meningkat. Sehari-hari rumah sakit bisa menerima lima sampai 10 kasus, dan satu sampai dua kasus terkadang membutuhkan tindakan emergency," ujarnya.

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena bagian dari proses globalisasi, cara hidup metropolitan yang tidak sehat mengubah gaya hidup masyarakat sejak usia muda. Untuk itu, menjaga pola hidup sehat menjadi kunci dasar, menurutnya.

Dalam pertemuan ahli syaraf negara-negara G20 itu, persoalan gangguan neurologi menjadi sebuah topik penting, dengan para ahli berpengalaman akan merumuskan rekomendasi untuk kebijakan dalam menangani penyakit ini.

"Memang, akhir-akhir ini, sedang digalakkan dengan meningkatkan penyediaan sumber daya dokter terkait kelainan stroke, kedua meningkatkan fasilitas yang merata bukan terpusat di kota-kota besar dan itu perlu waktu. Semoga dengan bantuan rekomendasi lebih mempermudah karena mereka berpengalaman," kata Asra.

Dokter sekaligus kepala kantor urusan luar negeri FK Unair itu mengungkapkan stroke menyedot anggaran tertinggi nomor tiga di Indonesia, sehingga permasalahannya tidak hanya bagi masyarakat.

"Semua negara G20 merasakan karena penyakit-penyakit kelainan syaraf ini kalau sudah kena sangat merugikan negara, menyedot biaya, karena kalau ada asuransi seperti kita BPJS Kesehatan akan menyedot biaya, jadi rugi, harus dicegah," ujar Asra.

Untuk itu, dalam forum N20 yang digagas Society for Brain Mapping and Therapeutics (SBMT) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dilakukan diskusi mendalam dengan mengumpulkan data soal jumlah penyakit, fasilitas layanan kesehatan, jumlah dokter, dan data demografi untuk merumuskan solusi.

Di lokasi yang sama, Dekan FK UNAIR, Prof Budi Santoso.R sepakat soal kondisi gangguan neurologi seperti stroke yang menjadi masalah cukup berat bagi negara.

Sering kali, kata dia, stroke bersifat kronis dan mengancam nyawa, beban negara untuk penanganannya juga berat, sehingga kini pemerintah menempatkannya dalam jajaran penyakit prioritas.

"Keseriusannya (pemerintah) ini ditunjukkan salah satunya di Surabaya, Jawa Timur, Kemenkes baru saja melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tower Rumah Sakit Katostropik atau penyakit yang membutuhkan perawatan lama dengan biaya tinggi, salah satunya stroke," ujar Dekan FK Unair itu.

Ia melihat, momentum G20 tepat digunakan untuk membahas hal ini. Dengan itu Budi berkomitmen bahwa FK Unair akan terus berkontribusi dalam setiap inisiatif serupa apalagi berkaitan dengan penguatan pendidikan kesehatan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Ist

CEO Media Group: Masjid sebagai Zona Membangun Peradaban

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:07 WIB
Raker yang mengambil tema 'Masjid sebagai Pusat Peradaban' itu  diwarnai penyampaian survei kepuasaan jemaah Masjid...
Ist

Bedah Saraf Teknik Keyhole Surgery Pulihkan Wajah Merot

👤mediaindonesia.om 🕔Minggu 04 Desember 2022, 14:30 WIB
Tim dokter ahli bedah saraf dari Kortex Brain and Spine berhasil melakukan live surgery bedah saraf terhadap pasien bernama Pinky (25),...
HO

Kemenkominfo Gencarkan Sosialisasi 'Antihoaks RUU KUHP'

👤Widhoroso 🕔Minggu 04 Desember 2022, 13:37 WIB
PEMERINTAH terus melakukan sosialisasi Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) kepada seluruh elemen...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya