Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBATASI asupan gula sesuai dengan rekomendasi batas harian yang aman, sekitar maksimal empat sendok makan sehari atau 50 gram, merupakan upaya untuk mencegah penyakit diabetes. Hal itu dikatakan dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Arti Indira.
"Gula maksimal empat sendok makan sehari atau 50 gram," kata Arti di Jakarta, dikutip Selasa (15/11).
Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 dengan konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari untuk menghindari risiko penyakit seperti diabetes.
Baca juga: Cegah Diabetes dengan Mengonsumsi Shirataki dan Konnyaku
Ia menjelaskan asupan gula yang berlebihan memberikan dampak-dampak buruk terhadap kesehatan, yakni risiko penyakit tidak menular seperti diabetes.
"Gula darah tinggi, efek sampingnya diabetes," jelas dia.
Penyakit diabetes melitus tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikontrol. Penderita penyakit diabetes melitus harus rutin mengontrol gula darah dan minum obat agar penyakit bisa dikendalikan.
Dia menegaskan pentingnya untuk dapat selalu memperhatikan kadar gula, garam, dan lemak yang dikonsumsi per harinya agar dapat mengurangi risiko menderita penyakit tidak menular lain seperti penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit ginjal.
"Meski tidak menular, penyakit-penyakit tersebut diketahui memiliki angka kematian yang cukup tinggi," jelas dia.
Arti juga memaparkan terlalu berlebihan mengonsumsi gula dapat membuat seseorang berisiko pada masalah kesehatan, seperti gula darah tinggi, obesitas, hingga diabetes melitus.
Penerapan perilaku 'Cerdik' yang dikampanyekan Kementerian Kesehatan diharapkan dapat mencegah terjadinya diabetes melitus yang termasuk dalam kategori penyakit tidak menular.
Perilaku 'Cerdik' adalah singkatan dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin beraktivitas fisik dan rajin berolahraga, diet dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, serta kelola stres.
Memodifikasi gaya hidup juga salah satu solusi yang bisa diterapkan oleh penderita diabetes atau untuk mencegah penyakit diabetes.
Menjaga kebugaran dengan cara berolahraga dapat dilakukan setidaknya tiga hingga lima kali setiap pekan dengan durasi minimal 30 menit setiap sesi. (Ant/OL-1)
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Temuan tersebut diperoleh dengan menelaah data konsumsi makanan dari 112 negara yang mencakup 99% emisi gas rumah kaca terkait pangan secara global.
Kacang juga kaya nutrisi penting lain seperti magnesium, vitamin E, dan antioksidan, yang tak hanya membantu kenyang tetapi juga mendukung kesehatan jantung
Diet Barat dan diet tradisional sering dibandingkan. Artikel ini membahas perbedaan, manfaat, dan dampaknya bagi kesehatan tubuh secara lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved