Jumat 04 November 2022, 08:00 WIB

Psikolog: Kerumunan Massa Munculkan Dampak Psikologis

Mediaindonesia.com | Humaniora
Psikolog: Kerumunan Massa Munculkan Dampak Psikologis

Antara
Ilustrasi

 

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Wilayah DKI Jakarta Anna Surti Ariani mengatakan kerumunan massa dapat memunculkan dampak psikologis tertentu pada manusia, salah satunya adalah rasa panik.

Tragedi di Kanjuruhan, Malang, Itaewon, Korea Selatan hingga pembatalan festival musik karena melebihi batas aman pengunjung berhubungan erat dengan membludaknya kerumunan orang di suatu tempat dalam satu waktu.

Anna mengatakan kondisi yang penuh sesak dapat menyebabkan psikologis tertentu pada seseorang, salah satunya adalah rasa panik. "Jadi kepanikan itu sebenarnya bukan menular, tapi tempat yang penuh itu menciptakan psikologis sendiri, tempat yang crowded itu memunculkan psikologis tertentu," ujar Anna saat berbincang di Jakarta, Kamis (3/11).

Lebih lanjut, Anna menjelaskan saat berada dalam lokasi yang penuh orang, tanpa ruang gerak, dan sesak, secara psikologis seseorang akan merasa lebih terancam.

Ketika peristiwa tertentu terjadi, maka orang tersebut akan berlomba untuk mencari tempat teraman.

Anna mengatakan salah satu cara agar tidak menimbulkan rasa panik adalah dengan menjauhi kerumunan dan selalu mematuhi protokol keselamatan meski kini terdapat banyak kelonggaran. "Memang rekomendasinya adalah kita menghindari, tempat-tempat yang berdesakan. Tapi jangan lupa kalau ke yang lebih ramai, kita harus tahu ke mana harus melangkah agar lebih aman," kata Anna.

Anna mengatakan meledaknya kerumunan di suatu acara lantaran euforia masyarakat terhadap dibukanya kembali berbagai aktivitas outdoor atau di luar ruangan, seperti festival musik, pertandingan bola atau perayaan hari spesial.

Menurut Anna, hadir di sebuah acara yang mengundang banyak orang bukanlah hal yang dilarang. Yang terpenting adalah tahu batasan kapan harus menghindar dan bertahan di suatu tempat.

"Kan udah kangen jadi mulai heboh, ya memang kita membutuhkan itu untuk bertemu orang. Karena perjumpaan dengan bertemu langsung itu beda rasanya. Tapi kalau mau aman ya prokesnya harus dijalani," ujar Anna. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/IRWANSYAH PUTRA

Vaksinasi Polio Lindungi Anak dan Lingkungannya

👤Nurul Hafizhah 🕔Kamis 01 Desember 2022, 14:41 WIB
Terdapat dua jenis vaksin untuk mencegah polio, yaitu Oral Polio Vaccine (OPV) dan Inactivated Polio Vaccine...
Ist

Rayakan Tahun Baru, Hotel Horison Ultima Bekasi Hadirkan Beragam Hiburan dan Kuliner

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 14:39 WIB
Sambut momen pergantian tahun, Hotel Horison Ultima Bekasi menghadirkan tema “Horisonland, Spread The Love Everywhere You Go”,...
Ist

Gandeng Muralis Lokal, Yello Hotel Manggarai Hadirkan Kamar Urban Xtra untuk Milenial

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 14:14 WIB
Wajah baru ini ditandai dengan mural yang terletak di area lobby hotel, berkolaborasi dengan mural artist local yaitu TUTU (@tutugraff)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya