Senin 31 Oktober 2022, 20:18 WIB

SMKPPN Kementan Gelar Workshop ISO 37001:2016

mediaindonesia.com | Humaniora
SMKPPN Kementan Gelar Workshop ISO 37001:2016

dok.ist
Workshop diikuti 24 peserta, dibuka Kepala SMKPPN Banjarbaru, Budi Santoso, yang diwakili Kasubag TU Johan Pujianto.

 

KEMENTERIAN Pertanian RI melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru menggandeng menggandeng PT Garuda Sertifikasi Indonesia melakukan Workshop Awareness ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen anti suap di Hotel Inna Kuta Bali, (23/10).

Workshop ini merupakan salah satu bentuk komitmen SMK-PPN Banjarbaru dalam pengelolaan manajeman yang baik (good governance) dalam hal penyelenggaraan pendidikan vokasi di bidang pertanian, mengacu pada peran unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan dari Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP).

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo selalu menekankan pentingnya para dosen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri.

Menurut Mentan, SDM pertanian yang andal berkualitas, profesional, dan berdaya saing menjadi faktor penting pembangunan pertanian di Indonesia.

“Keberhasilan pembangunan pertanian terletak pada kekuatan SDM pertanian yang berkualitas, andal, professional serta berdaya saing," katanya.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menyatakan hal senada bahwa SDM pertanian mulai dari petani, penyuluh tak terkecuali dosen dan tenaga pendidik harus terus menambah ilmu, menambah pengalaman, meningkatkan kapasitas sehingga bisa menjadi manusia yang andal dan profesional.

“Dosen merupakan pendidik profesional yang memiliki tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat,” kata Dedi.

Kegiatan workshop yang diikuti oleh 24 peserta ini dibuka oleh Kepala SMK-PPN Banjarbaru, Budi Santoso, yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha SMK-PPN Banjarbaru, Johan Pujianto.

Johan Pujianto mengingatkan dari kegiatan workshop diharapkan para peserta memperoleh pemahaman menyeluruh tentang penerapan ISO 37001:2016 dalam memajukan institusi terutama penerapan budaya anti suap.

ISO 37001:2016 adalah standar sistem manajemen yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (IOS) pada 2016 dan dinamakan Anti Bribery Management System. Standar ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia oleh perwakilan Indonesia di IOS yaitu Badan Standardisasi Nasional (BSN) menjadi SNI ISO 37001:2016 dengan judul Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Standar ini menetapkan persyaratan yang diperlukan untuk perencanaan, pembentukan, penerapan, evaluasi, dan perbaikan berkesinambungan dari sistem manajemen anti penyuapan. Dalam SNI ISO 37001:2016 organisasi juga akan diberikan panduan penerapan dari sistem manajemen anti penyuapan.

Adapun materi narasumber antara lain pemahaman umum ISO 370001:2016, persyaratan, identifikasi isu-isu internal dan eksternal, keamanan informasi, kepemimpinan dan organisasi, identifikasi resiko, infrastruktur dan daya dukung, operasional, evaluasi, serta peningkatan berkelanjutan. (OL-13)

Baca Juga

Ist

Sambut Tahun 2023, Grand Savero Hotel Bogor Sajikan 'Savero in Wonderland' Penuh Kejutan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 14:32 WIB
Dengan tajuk Savero in Wonderlond , tahun ini Grand Savero Hotel Bogor mengangkat tema negri dongeng yang di mana terinspirasi dari...
Ist

Social Chic Bandung 2022 Hadirkan Ekshibisi dan Festival Musik di Kota Kembang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:58 WIB
Festival and Exhibition Social Chic yang digelar pada 9-1 Desember 2022 di Secapa AD, Hegarmanah, Bandung, akan menghadirkan deretan...
DOK Sinar Mas Land.

Program Sekolah Berhati Binaan Sinar Mas Land Raih ISDA

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 13:47 WIB
Sinar Mas Land kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dalam ajang Indonesia Sustainable Deinarvelopment Goals Award (ISDA)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya