Kamis 27 Oktober 2022, 20:40 WIB

Tutup Rakernas LD PBNU, Wamenag: Gelorakan Terus Islam Moderat

Mediaindonesia.com | Humaniora
Tutup Rakernas LD PBNU, Wamenag: Gelorakan Terus Islam Moderat

Dok. LD PBNU
Wamenag Zainut Tauhid Saadi menutup Rakernas LD PBNU

 

WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Wamenag mengapresiasi kiprah LD PBNU dalam dakwah, pendidikan, dan gerakan sosial kemasyarakan.

Menurutnya, perkembangan dakwah di Indonesia ditopang oleh ormas-ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. Karenanya, ada dua kata kunci penting dalam dakwah, yaitu: komitmen kebangsaan dan kemajuan umat.

“Komitmen kebangsaan dan kemajuan umat haruslah menjadi nafas perjuangan seluruh ormas Islam di Tanah Air. Umat Islam adalah satu umat dan apa pun perbedaannya, umat Islam tetap terikat dalam persaudaraan keislaman, dan persaudaraan kebangsaan,” pesan Menag di hadapan para dai dan muballigh pengurus LD PBNU dari berbagai daerah di Indonesia.

Dikatakan Wamenag, umat Islam dan ormas-ormas Islam harus bahu-membahu, saling bersinergi, saling melengkapi dan menguatkan dalam mengemban tugas dakwah. Sebab, karanya, dakwah adalah tugas mulia, yaitu membangun umat dan bangsa.

Dakwah merupakan kegiatan estafet antargenerasi. Dakwah harus berjalan terus betapa pun beratnya tantangan dan kesulitan yang dihadapi di lapangan. Sebab, dakwah merupakan jawaban umat Islam terhadap situasi kekinian dan antisipasi masa depan.

“Untuk hal tersebut semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah bashariyah diharapkan menjadi platform bersama semua ormas Islam dalam melakukan dakwah dan pembangunan umat,” tandasnya.

Baca juga : Indonesia Berharap Kenaikan Kuota Haji Tahun Depan

Guna mencapai tujuan dan hasil dakwah yang optimal, organisasi dakwah dituntut untuk melakukan pembenahan pada aspek resources, baik aspek sumber dana maupun SDM-nya, karena dakwah Islamiyah harus dilakukan secara sistematis, tidak secara sporadis.

Wamenag juga mengingatkan para dai tentang era digital dan disrupsi informasi. Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan beragama. Untuk itu, para mubaligh dan da'i dituntut menguasai teknologi digital, terampil menggunakan media sosial dan dapat memanfaatkannya untuk kemajuan dan keluasan jangkauan dakwah.

“Saya mengapresiasi seluruh pengurus LD PBNU, wabil khusus Divisi Konten, yang saat ini sudah merambah ranah dakwah digital. Launching website JagatNU.com adalah bentuk komitmen dakwah sesuai tantangan zaman yang harus dijaga,” tegasnya

Dia berharap ke depan LD PBNU terus menggelorakan dan membumikan Islam moderat, bukan hanya di Indonesia bahkan di dunia

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua LD PBNU Abdullah Syamsul Arifin beserta jajarannya, serta peserta Rakernas Lembaga Dakwah PBNU, utusan dari PWNU, PCNU, dan PCINU. (OL-7) 

Baca Juga

BPMI Setpres

Program Jokowi Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 12:39 WIB
Jokowi menggagas program Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar seluruh masyarakat dapat meraih pendidikan...
Ist/EDC Burgos Wind Power Corporation

Mowilex Terima Sertifikasi Netral Karbon untuk Keempat Kali

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 12:18 WIB
Kanopi tenaga surya baru di kantor pusat perusahaan dan pabrik baru Cikande memangkas emisi di...
ANTARA/Budi Candra Setya

Arti Gong Xi Fa Cai dan Asal Usulnya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 06 Desember 2022, 12:15 WIB
Gong Xi Fa Cai memiliki makna selamat mendapatkan kekayaan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya