Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPETISI digital marketing, iSB Digital Marketing Competition (iDMC) 2022 bagi siswa SMA, menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan melakukan promosi secara digital serta menerapkan pembelajaran dari kegiatan pelatihan. Pada kompetisi tersebut, para siswa-siswi SMA diajak untuk membuat promosi produk/jasa dengan aplikasi Mimic Pro yang dikembangkan oleh Stukent Inc, Amerika Serikat.
Laras Pratiwi, pelatih perlombaan iDMC 2022 menyatakan bahwa aplikasi Mimic Pro membuat para peserta merasakan simulasi digital marketing di sebuah perusahaan. Para peserta harus menentukan pengambilan keputusan dalam implementasi SEM dan SEO.
"Lomba ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi dunia pendidikan untuk bisa bersinergi dengan ilmu digital marketing untuk memenuhi kebutuhan industri. Kompetisi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan serta kecakapan dari para siswa-siswi SMA sehingga memiliki kemampuan pemasaran digital yang cukup," jelasnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (26/10).
Laras menambahkan, pengembangan kompetisi secara simulasi dan studi kasus dapat memberikan keterampilan praktis agar siswa-siswi SMA dapat melakukan analisa secara mendalam dan mengembangkan kreativitas dalam berdaya saing kedepannya khususnya pada era web 3.0 ini.
"Lomba ini diharapkan mampu menjadi pionir bagi dunia pendidikan untuk bisa bersinergi dengan beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan serta kecakapan dari para siswa-siswi SMA maupun mahasiswa, sehingga mereka memiliki kemampuan yang cukup," jelas Laras.
Azalia Imani, selaku penyelenggara menjelaskan kompetisi ini diikuti puluhan sekolah menengah atas antara lain Singapore Intercultural School, Jakarta, SMAK St. Albertus Malang, SMAK Kolese Santo, SMA Santa Ursula Jakarta, SMA Santa Laurensia Suvarna Sutera, Santa Theresia, SMAK Ipeka Tomang, dan Sinar Cendekia Islamic School.
Kompetisi digital iDMC 2022, menerima 25 unggahan studi kasus dan perlombaan simulasi Mimic Pro. Dari total unggahan tersebut 17 unggahan dinyatakan lolos melalui proses penjurian.
"Kriteria dari studi kasus tersebut meliputi pemahaman mengenai digital media sebagai pemasaran, informasi akses suatu barang atau layanan yang ditawarkan, dan kreativitas dari partisipan dalam mengemas informasi mengenai penggunaan platform sosial media dalam mempromosikan suatu barang," ujar Azalia. (RO/OL-15)
MCORP bekerja sama dengan PT AI Indonesia dalam pengembangan tiga produk berbasis kecerdasan artifisial yang ditujukan untuk memperkuat ekosistem pemasaran nasional.
INDONESIA Marketing Association (IMA) menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi marketing berbasis Artificial Intelligence (AI) di Indonesia.
Fokusnya bukan hanya menjual produk, tetapi membangun pengalaman tidur sehat melalui bahan bebas logam berat, desain ergonomis, dan inovasi berkelanjutan.
Kondisi dunia yang sangat dinamis sekarang ini salah satunya akibat gejolak militer serta persaingan dagang, membutuhkan strategi yang jitu dalam pemasaran lokal dan global.
Memahami perilaku konsumen sangat penting guna mengidentifikasi segmen pasar potensial secara lebih presisi.
KIT Global menunjukkan video marketing yang didukung AI dan kolaborasi dengan influencer mampu memberikan hasil kampanye yang luar biasa, terutama di momen-momen penting.
Sistem pengawasan internet yang diterapkan suatu negara dapat memengaruhi bagaimana konten digital beredar serta seberapa besar ruang anonimitas yang tersedia bagi pengguna.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved