Kamis 29 September 2022, 15:50 WIB

Misi Lestarikan dan Edukasi Ekosistem Laut lewat Lari

Adriani Miming | Humaniora
Misi Lestarikan dan Edukasi Ekosistem Laut lewat Lari

Dok YKAN
Ilustrasi

 

YAYASAN Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menyelenggarakan kegiatan Misi Lestari. Tahun ini, dengan mengangkat tema #MissionOfTheOcean (MOTO). YKAN mengajak masyarakat untuk peduli laut dan menjaga kolestarian keanekaragaman biota laut Indonesia.

Misi Lestari merupakan kegiatan kolaboratif dalam upaya melestarikan bumi, dengan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli pada alam melalui aktivitas keseharian yang edukatif. "Mission of The Ocean" menjadi misi kolektif untuk menata kembali koneksi antara manusia dan laut, demi mewujudkan laut yang sehat. 

"Kegiatan Misi Lestari, yang mengusung konsep 4 par yaitu Environment, Educate, Engage, dan Entertain, merupakan salah satu cara bagi YKAN mengajak masyarakat luas terlibat dalam upaya konservasi ekosistem laut. Ajakan ini dilakukan lewat kegiatan menyenangkan dengan unsur olahraga, yaitu lari," jelas Astrid Candrasan, Project Director Misi Lestari di Jakarta, Rabu (28/09)

Baca juga: Gobel Terima Para Rektor Perguruan Tinggi di Gorontalo

Fisheries Program Planning Manager YKAN, Laksmi Larastiti menerangkan bahawa ekosistem laut dan pesisir yang sehat menjadi tumpuan penghidupan dan kesejahteraan rakyat, sekaligus menjadi salah satu modal alam utama dalam upaya mitigasi perubahan iklim berbasis alam. 

"Terumbu karang, ladang lamun, hingga hutan mangrove yang ada di pesisir pantai berperan sebagai penyerap karbon. Ketika terumbu karang, ladang lamun, dan mangrove terjaga. biota laut lainnya pun bisa tetap lestari," terang Laksmi 

Laut Indonesia yang kaya ini pun kini harus berhadapan dengan fenomena perubahan iklim. praktik penangkapan ikan berlebihan, pengembangan kawasan pesisir maupun praktik penghidupan masyarakat pesisir yang tidak ramah lingkungan. Misi untuk melestarikan alam utamanya ekosistem laut dan pesisir pun sejatinya diemban setiap insan Indonesia, yang kini bisa dilakukan melalui berbagai medium, seperti Misi Lestari.

"Menghindari mengonsumsi ikan ukuran kecil (yang belum dewasa) bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga populasi ikan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut," kata Laksmi.

Dalam mendorong praktik perikanan berkelanjutan, melibatkan mitra dari setiap kelompok kepentingan, para nelayan hingga mitra korporasi, dari sektor hulu hingga hilir. "Pelibatan nelayan saYKAN ngat penting dalam upaya menerapkan praktik perikanan tradisional, mengingat mereka menjadi garda terdepan dalam rantai pengelolaan perikanan, pungkasnys.

Dalam hal ini, tidak hanya pelaut yang menjadi perhatian YKAN, tetapi juga para perempuan yang memegang peran besar dalam kegiatan pascapanen, mulai dari pengolahan hingga pemasaran hasil perikanan.

Pada kesempatan yang sama, Putri Indonesia 2002 Melanie Putria menambahkankan, olahraga luar ruang seperti lari bisa menjadi cara untuk menjaga lingkungan. "Saya punya kebiasaan, saat berlari biasanya juga sambil memunguti sampah sampai tas saya penuh. Bagi saya, masalah lingkungan adalah masalah kita bersama, mengenai masa depan kita,” ujarnya.

Pendaftaran untuk misi virtual Misi Lestari 2022: #MissionOfTheOcean dilakukan melalui aplikasi 99 Virtual Race, yang dapat diunduh di PlayStore dan AppStore, selama 29 September - 6 November 2022. Sementara pendaftaran untuk mengikuti Misi Lestari secara langsung di Bali dapat dilakukan di platform Ayobantu dan berlangsung selama 26 September - 6 November 2022.
 

(H-3)

Baca Juga

Freepik

Pakar: Atasi Penyakit Jantung dengan Preventif, bukan Kuratif

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 27 November 2022, 22:15 WIB
PENCEGAHAN penyakit jantung harus dilakukan secara preventif, bukan kuratif. Langkah itu bisa dilakukan dengan memperkuat regulasi...
DOK Baznas

Baznas Salurkan Bantuan Ambulan Untuk Unisma Malang

👤Widhoroso 🕔Minggu 27 November 2022, 22:14 WIB
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai mitra maslahat, menyalurkan bantuan Program...
Antara

Kemendikbudristek: Pengusulan Kebaya ke UNESCO Dilakukan Komunitas

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 27 November 2022, 21:46 WIB
Menurut Kemendikbud-Ristek, warisan budaya tak benda bukan soal klaim antara negara atau hak eksklusif. Justru, Indonesia bisa menggalang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya