Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Kamis (22/9) memperingatkan bahwa menyatakan krisis pandemi Covid-19 masih jauh dari akhir.
Pekan lalu, Tedros mengatakan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dan menyebut akhir pandemi sudah di depan mata. Setelah itu, Presiden AS Joe Biden dalam sebuah wawancara yang disiarkan menyatakan pandemi Covid-19 di Amerika Serikat sudah berakhir.
Namun, di sela-sela Majelis Umum PBB di New York, Tedros 'meralat; pernyataannya dengan mengatakan bahwa 'mampu melihat akhir, tidak berarti kita berada di akhir'. Dia menegaskan kembali bahwa dunia berada dalam posisi terbaik untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang ditandai dengan jumlah kematian mingguan yang terus menurun.
Tedros menunjukkan bahwa dua pertiga populasi dunia telah divaksinasi, termasuk tiga perempat petugas kesehatan dan orang tua. "Kami telah menghabiskan dua setengah tahun di terowongan yang panjang dan gelap, dan kami baru saja mulai melihat cahaya di ujung terowongan itu," katanya.
Tapi, dia menekankan, 'ujung terowongan' itu itu masih jauh dan gelap, dengan banyak rintangan yang bisa membuat tersandung jika tidak berhati-hati."Kita masih di dalam terowongan," jelasnya. (AFP/OL-15)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved